MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Upaya meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus mengurangi volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Salah satunya melalui program inovatif berupa tempat pembelian sampah plastik yang akan mulai diberlakukan pada 1 Mei 2026.
Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, mengatakan masyarakat nantinya dapat membawa sampah plastik seperti botol plastik maupun jenis non-organik lainnya ke lokasi yang telah disediakan. Sampah tersebut kemudian dapat ditukar dengan minyak goreng.
“Kami ada program terkait sampah plastik dan sejenisnya. Kalau sudah terkumpul 10 kilogram, bisa ditukar dengan 1 liter minyak goreng. Jadi mulai 1 Mei kita jalankan ini supaya masyarakat antusias membantu pemerintah, dimulai dari lingkungan masing-masing,” ujar Muh. Mahar, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, program ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi warga untuk lebih aktif memilah sampah, khususnya non-organik, yang selama ini kerap terbuang percuma.
Selain membantu mengurangi beban TPA, sampah plastik juga memiliki nilai ekonomis yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Muh. Mahar menambahkan, partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, persoalan sampah di tingkat kelurahan diharapkan dapat tertangani lebih efektif.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga mendorong para camat dan lurah untuk memaksimalkan peran bank sampah maupun kontainer sebagai tempat pembelian sampah plastik.
Kebijakan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (drw)
