MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan di wilayah Kecamatan Tallo. Salah satunya melalui pengembangan urban farming yang kini mulai menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.
Pada Selasa (14/4), Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tallo, Dian Friani Husni, melakukan peninjauan langsung ke lokasi urban farming yang berada di Jalan Gatot Subroto IV, Kelurahan Ujung Pandang Baru.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap optimalisasi lahan terbatas di kawasan perkotaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dian Friani Husni menegaskan bahwa urban farming bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian pangan masyarakat di tengah keterbatasan lahan.
“Urban farming ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita menciptakan ekosistem kota yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi perubahan yang terjadi di lokasi tersebut, di mana area permukiman yang sebelumnya kurang tertata kini bertransformasi menjadi lebih hijau, asri, dan produktif.
Selain menghasilkan sayuran segar untuk kebutuhan warga, keberadaan kebun urban ini turut meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.
Hal menarik lainnya adalah penerapan sistem biopori di area pertanian tersebut. Sistem resapan air ini dinilai mampu mengurangi genangan sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan, sehingga mendukung konsep kawasan ramah lingkungan atau “Green Neighborhood”.
Menurut Dian, sinergi antara budidaya tanaman dan pengelolaan lingkungan seperti ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Tallo.
“Ini bisa menjadi model yang kita replikasi di titik-titik lain, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan terus meningkat, sekaligus mendorong terciptanya kawasan perkotaan yang lebih hijau, sehat, dan berdaya. (Rls)
