MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 386 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipastikan menjadi kelompok terbang (Kloter) I pada Embarkasi Makassar dalam musim haji 2026.
Para jemaah dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada 21 April 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan jemaah Kloter I akan mulai masuk asrama pukul 08.00 Wita dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026 pukul 03.20 Wita dini hari.
“Jemaah haji Kloter I masuk asrama 21 April 2026 pukul 08.00 Wita dan rencana berangkat 22 April 2026 pukul 03.20 dini hari,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini penyelenggaraan haji 2026 di Embarkasi Makassar berjalan sesuai jadwal.
Kemenhaj RI juga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi guna memastikan keamanan serta kelancaran seluruh tahapan ibadah haji.
Sebanyak 386 jemaah asal Soppeng tersebut akan menjadi rombongan pertama yang masuk asrama. Berbagai persiapan teknis keberangkatan terus dimatangkan agar seluruh layanan bagi jemaah dapat berjalan optimal.
Selain itu, Kemenhaj Sulsel juga akan menggelar pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui apel siaga pada 20 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan teknis dalam mendukung kelancaran operasional haji di Embarkasi Makassar.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Sulsel tahun ini mencapai 9.758 orang yang terbagi dalam 43 kloter. Jemaah terbanyak berasal dari Kabupaten Bone dan Wajo.
Seluruh proses administrasi, mulai dari pelunasan biaya perjalanan ibadah haji hingga penerbitan visa, dilaporkan telah rampung. Pemerintah memastikan semua tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Ikbal juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan serta mempersiapkan diri secara optimal menjelang keberangkatan.
Menurutnya, kesiapan fisik dan mental sangat penting mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima.
Di tengah dinamika geopolitik kawasan, pemerintah berharap para calon jemaah tetap tenang dan fokus dalam persiapan.
Dengan penguatan koordinasi internasional serta dukungan sistem pengamanan dari Arab Saudi, pelaksanaan ibadah haji 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan khusyuk. (Rls)
