SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Soppeng terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah dengan mendorong inovasi di sektor pangan.
Hal ini disampaikan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, saat Rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Rabu (15/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah serta implementasi langkah nyata di lapangan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Kita perlu terus meningkatkan koordinasi dan kerja nyata di lapangan agar pengendalian inflasi berjalan efektif. Pertemuan seperti ini harus rutin dilaksanakan sebagai wadah evaluasi dan penguatan langkah ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya inovasi dari seluruh perangkat daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan sektor pangan lainnya.
Menurutnya, inovasi menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi.
Selain itu, Bupati Suwardi menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas strategis, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Iduladha.
“Kolaborasi antar daerah menjadi sangat penting, terutama dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas strategis,” tambahnya.
Bupati berharap melalui rapat tersebut terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Soppeng.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi daerah merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Digitalisasi daerah merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk menyusun langkah strategis yang terukur dalam pengendalian inflasi, termasuk penyusunan roadmap yang jelas dengan memperhatikan ketersediaan stok dan kebutuhan masyarakat.
“Kita perlu memperkuat sinergi dengan daerah lain serta memastikan perencanaan yang terarah dalam pengendalian inflasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Soppeng menunjukkan capaian positif, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berada pada kategori terbaik di Sulawesi Selatan serta tingkat ketimpangan (rasio gini) yang stabil sesuai standar nasional.
Rapat tersebut turut dihadiri para kepala SKPD terkait, Direktur Utama PDAM, Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Soppeng, serta perwakilan Bank Sulselbar. (Daus)
