LAMPUNG, UJUNGJARI.COM — Pertandingan seru akan tersaji pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 saat PSIM Yogyakarta menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4/2026) sore.
Atmosfer panas diprediksi mewarnai duel ini. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen.
Saat ini, PSIM berada di peringkat kesembilan dengan koleksi 38 poin, sedangkan Bhayangkara FC menempati posisi kelima dengan 44 poin.
Laga ini juga menjadi salah satu partai yang dinanti, mengingat kedua tim merupakan sesama tim promosi musim ini.
Persaingan keduanya sejauh ini cukup ketat, dengan ambisi besar untuk terus bersaing di papan tengah hingga atas.
Dari kubu PSIM, tantangan cukup berat harus dihadapi. Tim berjuluk Laskar Mataram dipastikan kehilangan sejumlah pemain kunci.
Dua bek asing, Yusaku Yamadera dan Franco Ramos, absen akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu, Rakhmatsho Rakhmatzoda juga tidak bisa tampil karena cedera, sementara kondisi Riyatno Abiyoso masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.
Winger asal Belanda, Anton Fase, juga belum bisa memperkuat tim karena masih dalam pemulihan cedera engkel yang dideritanya sejak Desember lalu.
Meski begitu, kabar baik datang dari lini tengah setelah Fahreza Sudin dipastikan bisa kembali bermain usai menjalani sanksi dari Komdis PSSI.
Baik PSIM maupun Bhayangkara FC datang dengan modal kurang meyakinkan. Pada laga terakhir, PSIM harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor 1-2.
Sementara itu, Bhayangkara FC juga menelan kekalahan dengan skor yang sama saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Pada pertemuan pertama musim ini, PSIM berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 lewat gol Rakhmatsho Rakhmatzoda.
Namun, situasi kini berbeda. Bhayangkara FC tampil lebih konsisten sepanjang musim dan kini berada di papan atas klasemen.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama ingin bangkit, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan terbuka.
Bhayangkara FC sedikit lebih diunggulkan berkat konsistensi performa, namun PSIM tetap berpeluang memberi kejutan jika mampu memaksimalkan peluang yang ada. (**)
