Site icon Ujung Jari

Bantaeng Ukir Sejarah, Tembus 10 Besar Kabupaten Indeks Ketahanan Pangan Terbaik Nasional

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Kabupaten Bantaeng kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Tahun 2025 kategori kabupaten yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 14 Maret 2026, Bantaeng berhasil masuk dalam jajaran 10 besar kabupaten dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia.

Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem pangan yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing. Bantaeng menjadi satu-satunya kabupaten dari Sulsel yang masuk sepuluh besar.

Dengan nilai IKP sebesar 84,14, Kabupaten Bantaeng menempati posisi ke-10 secara nasional, berada tepat di bawah Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan yang memperoleh nilai 84,42. Lebih membanggakan lagi, Bantaeng menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi ini, mengungguli banyak daerah lain di Indonesia.

Indeks Ketahanan Pangan sendiri merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kondisi ketahanan pangan suatu wilayah. Penilaian ini dilakukan secara komprehensif oleh Bapanas dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, serta pemanfaatan pangan.

Ketiga aspek tersebut kemudian dijabarkan ke dalam 12 indikator yang mencerminkan kondisi nyata di lapangan, mulai dari produksi pangan, distribusi, hingga pola konsumsi masyarakat.

Masuknya Bantaeng dalam 10 besar nasional bukanlah sebuah kebetulan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas terkait, kelompok tani, pelaku usaha, hingga masyarakat secara luas. Berbagai program strategis yang telah dijalankan selama ini, seperti penguatan sektor pertanian, stabilisasi harga pangan, serta pengembangan inovasi pangan lokal, terbukti memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan daerah.

Selain itu, upaya dalam menjaga ketersediaan pangan terus dilakukan melalui peningkatan produksi komoditas unggulan, pemanfaatan lahan secara optimal, serta penerapan teknologi pertanian yang lebih modern. Pemerintah daerah juga aktif memastikan distribusi pangan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Dari sisi keterjangkauan, berbagai program intervensi seperti gerakan pangan murah, pasar murah, serta operasi pasar turut membantu menjaga stabilitas harga di tengah dinamika ekonomi yang terjadi. Sementara itu, dalam aspek pemanfaatan pangan, edukasi kepada masyarakat mengenai pola konsumsi yang sehat, beragam, dan bergizi terus digencarkan, sehingga kualitas sumber daya manusia juga ikut meningkat.

Adapun daftar 10 kabupaten dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia berdasarkan IKP Tahun 2025 yakni: Kabupaten Badung dengan nilai 88,79, disusul Kabupaten Kutai Kartanegara 86,50, Kabupaten Balangan 86,42, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 85,67, Kabupaten Sleman 85,50, Kabupaten Tabalong 85,23, Kabupaten Banjar 84,70, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 84,56, Kabupaten Barito Kuala 84,42, dan Kabupaten Bantaeng dengan nilai 84,14.

Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bantaeng. Di tengah berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, hingga gangguan distribusi, Bantaeng mampu menunjukkan ketangguhannya dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, daerah dapat mandiri dan kuat dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

Ke depan, capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi semata, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan keberlanjutan sistem pangan di Kabupaten Bantaeng. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus berinovasi dan memperkuat program-program yang telah berjalan, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kabupaten Bantaeng optimis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan posisinya di masa mendatang. Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan makanan, tetapi juga tentang kesejahteraan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan masa depan generasi yang lebih baik.

Prestasi ini menjadi pesan kuat bahwa Bantaeng tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga di panggung nasional. Sebuah langkah maju yang patut diapresiasi dan terus dijaga demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Berikut Daftar 10 Besar Kabupaten Ketahanan Pangan Nasional:

1. Kutai Kertanegara (86.50)
2. Kabupaten Balangan (86,42)
3. Kabupaten Hulu Sungai Tengah (85,67)
4. Kabupaten Sleman (85,50)
5. Kabupaten Tabalong (85,23)
6. Kabupaten Banjar (84,70)
7. Kabupaten Hulu Sungai Selatan (84,56)
8. Kabupaten Barito Kuala (84,42)
9. Kabupaten Bantaeng (84,18)

Exit mobile version