Site icon Ujung Jari

Main 10 Pemain, PSM Makassar Gagal Amankan Poin di Kandang

PAREPARE, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor tipis 1-2 dalam laga yang berlangsung sengit. Hasil ini membuat Pasukan Ramang gagal meraih poin penuh di kandang sendiri.

Gol penentu kemenangan Borneo FC dicetak oleh K. Obieta pada menit ke-78, menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan ketat.

Petaka bagi PSM datang di menit ke-84, saat M. Syahrul diganjar kartu merah oleh wasit. Bermain dengan 10 pemain di sisa waktu membuat PSM semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.

Meski mencoba menekan di menit-menit akhir, PSM tidak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri.

Sejumlah suporter PSM Makassar mengaku kecewa dengan hasil tersebut, namun tetap memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaannya.

“Permainan sebenarnya sudah cukup bagus, tapi mungkin kurang fokus di akhir laga. Tetap semangat PSM, kami akan selalu dukung,” ujar Firman (36), Suporter PSM Parepare.

Muh Rheza, suporter PSM lainnya juga menyoroti kartu merah yang diterima pemain PSM sebagai momen krusial dalam pertandingan. “Kartu merah itu sangat berpengaruh. Tapi ini jadi pelajaran penting untuk laga berikutnya,” katanya.

Meski kecewa, mayoritas suporter tetap memberikan apresiasi atas perjuangan tim dan berharap PSM Makassar bisa bangkit pada pertandingan selanjutnya.

Ulasan Jalannya Pertandingan

Laga antara PSM Makassar dan Borneo FC berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan mengandalkan pergerakan cepat dari sisi sayap, sementara Borneo FC tampil disiplin dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

PSM Makassar sempat tampil dominan di awal babak pertama dengan beberapa peluang berbahaya, namun lini pertahanan Borneo FC mampu meredam tekanan. Tim tamu kemudian mulai keluar dari tekanan dan membangun serangan secara perlahan, membuat pertandingan berjalan lebih seimbang.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling jual beli serangan, menciptakan sejumlah peluang yang membuat tensi pertandingan tetap tinggi. Namun, efektivitas menjadi pembeda di laga ini.

Borneo FC berhasil memanfaatkan peluang penting pada menit ke-78 melalui K. Obieta yang sukses mencetak gol dan membawa timnya unggul 2-1. Gol tersebut menjadi momentum bagi tim tamu untuk bermain lebih tenang dan fokus menjaga keunggulan.

Situasi semakin sulit bagi PSM Makassar setelah M. Syahrul diganjar kartu merah pada menit ke-84. Bermain dengan 10 pemain membuat PSM kehilangan keseimbangan, meski tetap berusaha menekan di sisa waktu pertandingan.

Di menit-menit akhir, PSM mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan, namun rapatnya pertahanan Borneo FC membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan untuk kemenangan Borneo FC. (drw)

Exit mobile version