Site icon Ujung Jari

Bupati Luwu Timur Pastikan Program Wisata Religi Berjalan, Pendeta hingga Guru Mengaji akan Diberangkatkan Tahun Ini

MALIlI,UJUNGJARI.COM–Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memastikan program wisata religi bagi tokoh lintas agama di Kabupaten Luwu Timur akan mulai direalisasikan pada tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Gereja Kibaid Jemaat Wawondula yang digelar di Gedung Gereja Kibaid Jemaat Wawondula, Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Irwan meminta para pendeta, khususnya yang berada di Gereja Kibaid Wawondula serta wilayah Klasis Mangkutana dan Luwu Timur, untuk memastikan telah terdaftar sebagai penerima manfaat program tersebut.

“Koordinasi ke bagian Kesra untuk memastikan nama-nama sudah masuk dalam daftar penerima manfaat program wisata religi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya menyasar pendeta, tetapi juga tokoh agama lainnya seperti imam masjid, guru mengaji, guru sekolah minggu, guru pasraman, hingga pendito.

Menurutnya, pada tahun ini para penerima manfaat akan mulai diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah rohani sesuai agama masing-masing.

“Untuk umat Islam kita berangkatkan umrah ke Tanah Suci, Mekah dan Madinah. Untuk umat Kristen kita berangkatkan ke Yerusalem, dan untuk umat Hindu ke India,” jelasnya.

Irwan juga berharap, jemaat Gereja Kibaid Wawondula dapat menjadi bagian dari program tersebut, khususnya untuk keberangkatan ke Yerusalem.

“Mudah-mudahan tahun ini ada dari Gereja Kibaid yang bisa berangkat ke Yerusalem. Doakan saja, semoga nama-namanya bisa masuk,” tambahnya.

Program wisata religi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung pembinaan keagamaan sekaligus memberikan apresiasi kepada para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. (*)

Exit mobile version