Site icon Ujung Jari

Duel Aroma Spanyol di Kediri, Persik Bidik Revans dari Persita

KEDIRI, UJUNGJARI.COM — Pertandingan menarik tersaji saat Persik Kediri menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (19/4/2026) sore. Laga ini tak sekadar perebutan poin, tetapi juga sarat gengsi dengan nuansa Spanyol yang begitu kental.

Dari sisi pelatih, duel ini mempertemukan dua juru taktik asal Negeri Matador, yakni Marcos Reina di kubu tuan rumah dan Carlos Pena yang menangani tim tamu.

Bagi Reina, pertandingan ini menjadi momen penting untuk membalas kekalahan telak 0-3 yang diderita Persik pada putaran pertama di Tangerang hasil yang juga menjadi kenangan pahit di awal kiprahnya di Indonesia.

Ambisi revans tersebut diperkuat dengan kedatangan sejumlah pemain asal Spanyol di paruh musim. Nama-nama seperti Chechu Meneses, Jon Toral, dan Adrian Luna melengkapi skuad yang sebelumnya sudah dihuni Imanol Garcia dan Jose Enrique.

Di sisi lain, Persita juga tak kalah dengan sentuhan pemain beraroma Spanyol. Pablo Ganet menjadi andalan, didukung Ramon Bueno serta Rayco Rodriguez.

Secara kekuatan, kedua tim terbilang seimbang. Namun, jika melihat tren performa, Persita sedikit lebih unggul.

Tim berjuluk Pendekar Cisadane mampu meraih dua kemenangan dalam lima laga terakhirnya. Sementara Persik hanya sekali meraih kemenangan, dengan tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Saat ini, Persita berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Sementara itu, Persik masih tertahan di peringkat ke-12 dengan 30 poin, membuat tekanan bagi tuan rumah semakin besar untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Persik dituntut tampil lebih solid demi mengamankan tiga poin dan memperbaiki posisi di klasemen. Di sisi lain, Persita berambisi menjauh dari kejaran Dewa United serta menjaga peluang finis di papan atas.

Dengan komposisi pemain dan pelatih yang sarat nuansa Spanyol, duel di Kediri ini bukan hanya soal angka, tetapi juga pertarungan strategi, gengsi, dan pembuktian kualitas di lapangan.  (**)

Exit mobile version