Site icon Ujung Jari

Pengemis Marak di Lampu Merah Soppeng, Warga Duga Ada “Kiriman” dari Luar

SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Fenomena meningkatnya pengemis di sejumlah lampu merah di wilayah Soppeng belakangan ini menjadi sorotan warga.

Keberadaan mereka dinilai semakin marak dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Seorang warga yang akrab disapa Andong mengungkapkan, para pengemis yang kerap terlihat di persimpangan jalan tersebut diduga bukan berasal dari warga lokal.

Ia bahkan mensinyalir adanya pihak tertentu yang sengaja mendatangkan mereka dari luar daerah.

“Ini bukan cuma terjadi di Soppeng, tapi juga di banyak kota lain. Ada dugaan mereka ini terorganisir, karena terlihat memiliki jam kerja tertentu, terutama pada hari-hari tertentu seperti Jumat,” ujar Andong.

Menurutnya, ciri fisik dan wajah para pengemis yang ditemui di lapangan juga tidak mencerminkan sebagai warga setempat. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa mereka berasal dari luar daerah.

Andong berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah tegas dengan melakukan razia atau pendataan terhadap para pengemis tersebut.

Ia khawatir, jika dibiarkan, jumlah mereka akan terus bertambah dan semakin sulit dikendalikan.

“Kalau tidak diantisipasi dari sekarang, bisa saja mereka akan membanjiri daerah kita karena merasa aman dan nyaman. Dampaknya, uang masyarakat bisa saja tidak tersalurkan ke pihak yang benar-benar membutuhkan,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga menilai kondisi ini berpotensi merusak citra daerah di mata masyarakat luar jika keberadaan pengemis di lampu merah semakin tidak terkendali.

Warga pun berharap pemerintah daerah bersama aparat terkait dapat segera mengambil langkah konkret guna menertibkan dan mencari solusi atas persoalan ini, sehingga ketertiban dan kenyamanan di ruang publik tetap terjaga. (Daus)

Exit mobile version