MADURA, UJUNGJARI.COM — Madura United menghadapi tantangan berat saat menjamu Dewa United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (25/4/2026) sore.
Pertandingan ini menjadi ajang pertaruhan besar bagi tuan rumah. Laskar Sape Kerrap tengah berjuang keras keluar dari jerat degradasi.
Saat ini, Madura United masih tertahan di peringkat ke-16 dengan koleksi 26 poin.
Kemenangan menjadi harga mati bagi tim tuan rumah.
Tambahan tiga poin akan membawa mereka menyalip Persis Solo yang berada di batas aman dengan selisih satu angka.
Sebaliknya, Dewa United datang dengan situasi jauh lebih nyaman setelah menempati posisi ke-8 klasemen dengan 41 poin.
Meski secara peringkat tertinggal jauh, Madura United tidak bisa dipandang sebelah mata.
Performa mereka dalam beberapa laga terakhir menunjukkan tren positif sejak ditangani karteker Rakhmad Basuki.
Kebangkitan itu ditandai dengan dua kemenangan beruntun dalam Derby Jawa Timur.
Lulinha dan kolega sukses menumbangkan Persik Kediri, sekaligus mengakhiri tren buruk dalam 11 pertandingan sebelumnya.
Tak berhenti di situ, mereka juga mencuri kemenangan penting di markas Persebaya Surabaya yang semakin mendongkrak kepercayaan diri tim.
Di kubu lawan, Dewa United juga tengah berada dalam kondisi terbaik. Tim asuhan Jan Olde Riekerink mencatatkan empat laga tanpa kekalahan.
Bahkan, mereka mampu menahan imbang dua kandidat juara, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama sedang dalam tren positif, duel di Bangkalan diprediksi berlangsung sengit.
Madura United mengusung misi bertahan di kasta tertinggi, sementara Dewa United ingin menjaga konsistensi di papan tengah klasemen. (drw)
