Site icon Ujung Jari

Guru Besar UNM Makassar Prof Hasyim Pimpin Ferkushi Sulawesi Selatan

MAKASSAR,UJUNGJARI,COM–Guru besar Ilmu Olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Hasyim, M.Pd terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Kurash Seluruh Indonesia (Ferkushi) Sulawesi Selatan periode 2026-2030. Hasyim terpilih secara aklamasi dalam musyawarah provinsi Ferkushi Sulsel yang berlangsung di Hotel Royal Bay Makassar, Sabtu (25/4/2026).

Musprov dihadiri sejumlah pengurus Pengcab Ferkushi dari beberapa kabupaten di Sulsel. Di antaranya Makassar, Maros, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, dan sejumlah kabupaten lainnya.

Hasyim menggantikan kepengurusan Prof Amirullah yang telah berakhir periodenya. Sebagai ketua terpilih, Prof Hasyim berharap Kurash Sulsel bisa berkembang dan memberikan kontribusi nyata untuk peningkatan prestasi buat Sulsel.

Musprov Ferkushi Sulsel dihadiri Ketua Harian KONI Sulsel, Chalik Suang. Dalam sambutannya, Chalik berharap agar prestasi kurash Sulsel yang diraih pada PON di Aceh dan Medan 2024 lalu bisa ditingkatkan lagi di masa mendatang.

“Pembinaan atlet harus berjalan dengan baik dan berjenjang,” kata Chalik.

Sementara itu Prof Amirullah selaku ketua demisioner mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini. Ia berharap pengurus Ferkushi yang baru terus melakukan pembinaan atlet agar mengukir prestasi yang membanggakan masyarakat Sulsel.

Ada beberapa capaian positif yang diraih Ferkushi Sulsel selama ini. Di antaranya meraih medali perak dan perunggu pada PON Aceh-Medan 2024. Selain itu terbentuknya pengurus di tingkat kabupaten dan kota.

Kinerja positif lainnya adalah sukses menyelenggarakan eksebisi Porprov 2022 lalu dan ⁠terlaksananya Pra-Poprov 2025 lalu. Selain itu juga telah digelar pelatihan pelatih sehingga tersedia sumber daya pelatih dan wasit nasional.

Prof Amirullah menambahkan kKurash harus betul-betul diurus dengan serius agar mampu melahirkan atlet yang berprestasi.

Ketua panitia musprov, Dian Angraeni merasa puas dengan pelaksanaan musprov yang berjalan lancar dan penuh kekeluargaan yang menghasilkan ketua secara mufakat.

“Ini pertama kali saya mengikuti kegiatan organisasi yang penuh keakraban dan saling menghargai sehingga ketua terpilih secara mufakat,” katanya.

Exit mobile version