DENPASAR, UJUNGJARI.COM — Pertemuan antara PSM Makassar dan Bali United kembali menjadi sorotan jelang laga lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Bukan tanpa alasan, catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir menunjukkan dominasi kuat dari Serdadu Tridatu.
Dalam lima pertemuan terakhir, PSM Makassar belum sekalipun mampu meraih kemenangan. Bali United tampil superior dengan mengoleksi tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Statistik ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pasukan Ramang yang tengah berupaya bangkit.
Pada pertemuan terbaru, 9 Januari 2026, PSM harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 0-2. Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Juku Eja saat menghadapi tim asal Pulau Dewata yang dikenal konsisten di papan atas.
Sebelumnya, pada 25 April 2025, PSM kembali menelan kekalahan tipis 0-1 saat bermain di kandang sendiri.
Sementara itu, duel di markas Bali United pada 7 Desember 2024 berakhir imbang 1-1, memperlihatkan perlawanan sengit dari kedua tim.
Laga lainnya juga berlangsung ketat, termasuk hasil imbang tanpa gol 0-0 pada 24 Februari 2024 di kandang PSM. Namun, pada 11 Agustus 2023, Bali United sukses mengamankan kemenangan dramatis 3-2 dalam pertandingan penuh tensi tinggi.
Rangkaian hasil tersebut mempertegas bahwa Bali United masih menjadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh PSM Makassar. Minimnya kemenangan atas tim tersebut menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi. Kini, PSM Makassar dituntut untuk bangkit dan memutus tren negatif tersebut.
Tiga poin tak hanya penting untuk menjaga gengsi, tetapi juga krusial demi mengamankan posisi di klasemen dan menjauh dari tekanan zona merah.
Pada pekan ke-30, duel Serdadu Tridatu kontra Juku Eja bakal berlangsung pada Senin (27/4/2026). Pertandingan itu akan kick off pukul 15.30 WIB atau 16.30 Wita.
Pertanyaannya, mampukah PSM Makassar mengakhiri catatan buruk ini, atau justru Bali United kembali memperpanjang dominasinya? (**)
