SLEMAN, UJUNGJARI.COM — Pertandingan menarik akan tersaji pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 saat PSBS Biak menghadapi Malut United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (28/4/2026) malam.
Duel ini diprediksi berlangsung sengit meski kedua tim datang dengan kondisi yang kontras.
Malut United lebih diunggulkan jelang laga. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu diperkuat banyak pemain berkualitas, baik lokal maupun asing, yang sudah teruji di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Sebaliknya, PSBS Biak tengah dilanda situasi kurang ideal. Tim berjuluk Badai Pasifik tersebut harus kehilangan sejumlah pemain penting akibat persoalan tunggakan gaji yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir.
Di lini pertahanan, PSBS kemungkinan masih mengandalkan kiper asing Kadu sebagai benteng terakhir. Ia akan mendapat dukungan dari pemain seperti Nurhidayat dan Pablo Andrade, serta talenta muda Moses Madjar dan Urbanus Lasol.
Namun, absennya sejumlah nama seperti Sandro Embalo, George Brown, Hwang Myung-hyun, dan Arif Budiyono jelas mengurangi kekuatan lini belakang mereka.
Sementara itu, Malut United tampil lebih solid di sektor pertahanan. Mereka memiliki penjaga gawang Angga Saputro, serta duet bek tangguh Nilson Junior dan Safrudin Tahar.
Kehadiran Yance Sayuri, Abduh Lestaluhu, dan Igor Inocencio semakin memperkokoh lini belakang tim.
Di lini tengah, PSBS masih memiliki potensi melalui Yano Putra dan Arjuna Agung. Peran Eduardo Barbosa dan pengalaman Nelson Alom juga menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Namun, Malut United kembali unggul di sektor ini. Mereka diperkuat gelandang berkelas seperti Manahati Lestusen, Rizky Pellu, dan Septian David Maulana.
Selain itu, kontribusi trio asing Wbeymar Angulo, Lucas Cardoso, dan Tyronne del Pino yang telah mencatat sembilan gol dan sembilan assist musim ini menjadi nilai tambah bagi tim tamu.
Perbedaan kualitas paling mencolok terlihat di lini serang. PSBS kehilangan mesin gol utama setelah Ruyery Blanco harus kembali ke Kolombia akibat masalah gaji.
Kini, mereka bertumpu pada Luquinhas, Mohcine Hassan, Heri Susanto, serta pemain muda seperti Raja Siregar dan Tobias Solossa.
Di sisi lain, Malut United memiliki lini depan yang sangat berbahaya. Kehadiran Ciro Alves dan David da Silva menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Ditambah lagi dengan kecepatan Yakob Sayuri di sektor sayap. Bahkan, David da Silva saat ini memimpin daftar top skor sementara liga dengan koleksi 17 gol, menunjukkan ketajaman lini serang Malut United.
Dengan komposisi pemain yang lebih lengkap dan stabil, Malut United di atas kertas lebih diunggulkan. Namun, PSBS Biak tetap berpeluang memberi kejutan jika mampu tampil disiplin dan memaksimalkan peluang yang ada. (**)
