MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kabar kurang menggembirakan datang bagi pendukung PSM Makassar. Suporter dipastikan tidak dapat hadir langsung di stadion saat tim kebanggaan mereka menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 musim 2025/2026.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin (4/5/2026), akan digelar tanpa kehadiran penonton.
Keputusan tersebut menyusul beredarnya surat resmi dari Polda Sulawesi Selatan tertanggal 29 April 2026.
Surat yang ditujukan kepada Direktur Utama I-League dan manajemen PSM Makassar itu ditandatangani oleh Karoops Polda Sulsel, Kombes Bambang Widjanarko.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan Informasi Khusus Satintelkam Polres Parepare Nomor: R/Infosus10/IV/2026/Intelkam tertanggal 28 April 2026.
Dalam poin penjelasan, disebutkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pertandingan dinilai berpotensi rawan.
Hal ini dipicu oleh sejumlah agenda yang berlangsung sepanjang Mei 2026, seperti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Hari Pendidikan Nasional, serta berbagai kegiatan lokal lainnya.
Selain itu, terdapat pula agenda seperti event Drag Race, UMKM Expo 2026, hingga isu internal di tubuh manajemen PSM Makassar yang dinilai dapat memicu potensi gangguan keamanan. Termasuk di antaranya konsolidasi aksi terkait persoalan gaji tenaga honorer PPPK paruh waktu yang belum terbayarkan.
Pihak kepolisian menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan yang dapat berdampak pada keselamatan ofisial, perangkat pertandingan, hingga jalannya laga secara keseluruhan.
“Menindaklanjuti potensi kerawanan kamtibmas yang berimplikasi kontingensi, pertandingan PSM Makassar vs Bhayangkara FC direkomendasikan digelar tanpa penonton,” demikian isi surat tersebut.
Surat itu kini juga telah beredar luas di berbagai grup WhatsApp suporter PSM Makassar, memicu kekecewaan di kalangan pendukung setia Juku Eja yang berharap dapat memberikan dukungan langsung di stadion.
Komentar Suporter
Sejumlah suporter PSM Makassar mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Mereka menilai laga tanpa penonton akan mengurangi semangat tim di lapangan.
“Kami tentu kecewa, apalagi ini laga penting. Kehadiran suporter sangat berarti untuk menambah motivasi pemain,” ujar Bung Rais, suporter PSM Makassar.
Namun demikian, ada pula suporter yang mencoba memahami keputusan pihak keamanan. Menurut mereka, faktor keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Kalau memang pertimbangannya soal keamanan, mau tidak mau kita harus terima. Yang penting tim tetap fokus dan bisa meraih kemenangan,” kata Rheza suporter lainnya.
Meski tidak bisa hadir langsung di Stadion Gelora BJ Habibie, para suporter memastikan tetap akan memberikan dukungan dari rumah maupun melalui nonton bareng di berbagai daerah. (drw)
