Site icon Ujung Jari

Pengawasan Koper Jemaah Haji 2026 Diperketat di Bandara Madinah

MADINAH, UJUNGJARI.COM  — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerapkan kebijakan baru dalam pengelolaan bagasi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Seluruh koper jemaah kini ditempatkan di gedung kargo dan bagasi khusus di Bandara Internasional Mohammad Bin Abdul Aziz sebagai upaya meningkatkan keamanan serta meminimalisir risiko kerusakan.

Kebijakan ini diberlakukan secara menyeluruh, baik bagi jemaah dengan layanan fast track maupun non-fast track.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh proses penanganan koper berlangsung sesuai standar operasional dan diawasi secara ketat sejak awal kedatangan.

Petugas yang disiagakan di gedung kargo tidak hanya memantau keberadaan fisik koper, tetapi juga mengawasi secara detail proses penanganan oleh otoritas bandara. Hal ini mencakup cara pengangkatan hingga penempatan koper ke dalam kontainer.

“Pengawasan dilakukan dari cara mereka melakukan pengangkatan koper sampai memasukkan ke dalam kontainer,” ujar PPIH Arab Saud, Abdul Basir.

Ia menegaskan, setiap potensi kerusakan yang terjadi selama proses pemindahan akan segera dilaporkan oleh petugas gedung kargo kepada tim daerah kerja (daker) bandara untuk ditindaklanjuti.

Dengan sistem ini, diharapkan penanganan koper jemaah menjadi lebih aman dan akuntabel.

Selain itu, pihak penyelenggara memastikan bahwa jika terjadi kerusakan akibat proses penanganan, maskapai penerbangan akan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.  (**)

Exit mobile version