GOWA, UJUNGJARI.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan bantuan logistik bagi keluarga yang terdampak bencana angin kencang yang terjadi pada Sabtu (25/4) lalu di Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Bantuan tanggap darurat PMI Gowa ini diserahkan pada Jum’at (1/5) secara langsung kepada para warga terdampak.
Berdasarkan data asesmen yang dilakukan relawan PMI di lapangan, tercatat sebanyak 8 unit rumah terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, 6 rumah mengalami rusak parah hingga kehilangan atap dan dinding, sementara 2 rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Bahkan akibat kerusakan yang terlampau berat, satu kepala keluarga terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena rumahnya kediamannya tidak bisa ditempati, butuh penanganan prioritas.
Ketua PMI Kabupaten Gowa Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio mengatakan, tak ada seorang pun yang mau terjadi bencana. Namun jika bencana harus terjadi maka peran masyarakat adalah segera membantu.
Karaeng Kio mengakui jika bantuan yang didistribusikan PMI bukan sebagai ganti kerugian namun sebagai bentuk kepedulian dengan hadir cepat untuk memberikan simpati maupun empati atas apa yang dialami masyarakat terdampak cuaca ekstrem saat ini.
” Bantuan yang kami serahkan sebagai bentuk empati PMI kepada masyarakat terdampak. PMI akan selalu hadir dalam setiap kondisi bencana, selalu siap siaga dalam penanggulangan bencana, ” kata Karaeng Kio.
Penyaluran bantuan PMI Gowa ini disambut baik oleh pemerintah dan tokoh masyarakat Desa Kampili. Seperti dikatakan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kampili Syamsuddin Rala.
Syamsuddin Rala mengapresiasi tinggi respon cepat yang ditunjukkan oleh PMI Gowa.
” Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Desa Kampili mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua PMI Gowa bapak Karaeng Kio dan tim. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang tertimpa musibah. Respon cepat seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat terjadi bencana,” ungkap Syamsuddin Rala.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, PMI Gowa mendistribusikan kebutuhan darurat yang disesuaikan dengan assesmen tim di lapangan seperti paket Sembako untuk kebutuhan pangan keluarga, terpauling (terpal) untuk penutup sementara atap rumah yang rusak, family kit (perlengkapan keluarga dan kebersihan) serta sarung dan tikar.
Pendistribusian bantuan tanggap darurat PMI ini tidak berhenti disini. PMI Gowa tetap melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian yang memadai. –
