SURABAYA, UJUNGJARI.COM — Laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 berpotensi menjadi momen penentuan nasib di papan bawah.
Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (2/5/2026), diprediksi bisa memastikan satu tim terdegradasi musim ini.
PSBS Biak datang dalam kondisi terpuruk. Tim asal Papua itu kini berada di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 18 poin dari 30 pertandingan. Tren negatif yang terus berlanjut membuat mereka kesulitan keluar dari tekanan, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Situasi semakin berat karena PSBS tertinggal 11 poin dari Madura United yang berada di posisi ke-15 atau batas aman dari zona degradasi. Dengan hanya tiga laga tersisa, kekalahan dalam pertandingan ini akan memastikan PSBS turun kasta ke Championship musim depan.
Meski berada di ambang degradasi, PSBS diperkirakan tetap akan tampil habis-habisan.
Asisten pelatih Kahudi Wahyu menegaskan timnya tidak datang sebagai pelengkap. “Kami datang ke sini tidak hanya untuk menjadi pelengkap penderita,” ujarnya.
Di sisi lain, Persebaya tengah berada dalam momentum positif. Bajul Ijo kini menempati peringkat kelima klasemen sementara dan masih berpeluang menembus papan atas jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Dua kemenangan beruntun menjadi bukti kebangkitan Persebaya. Mereka sukses menaklukkan Malut United 2-0 dan membantai Arema FC dengan skor telak 4-0 di kandang lawan.
Performa lini depan yang tajam serta pertahanan yang semakin solid menjadi modal penting menghadapi laga ini.
Pelatih Bernardo Tavares tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan. Menurutnya, kondisi sulit yang dialami PSBS justru bisa membuat mereka bermain tanpa beban dan berpotensi menghadirkan kejutan.
Persebaya juga diuntungkan dengan kualitas pemain yang lebih merata. Francisco Rivera menjadi motor serangan di lini tengah, sementara Milos Raickovic berperan penting dalam menjaga keseimbangan permainan.
Di lini depan, duet Gali Freitas dan Bruno Paraiba menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Dengan perbedaan kualitas, kepercayaan diri, dan dukungan penuh Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya jelas lebih diunggulkan.
Namun, tekanan besar di kubu PSBS bisa saja menghadirkan perlawanan sengit dalam laga yang sarat kepentingan ini. (**)
