SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merealisasikan proyek peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Soppeng melalui skema Multiyears Project (MYP) dengan total anggaran mencapai Rp237 miliar.
Program ini difokuskan pada perbaikan sembilan ruas jalan strategis yang berstatus kewenangan provinsi dan memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah di Kabupaten Soppeng.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebelumnya menyampaikan bahwa alokasi anggaran tersebut tergolong besar dibandingkan daerah lain.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Soppeng.
“Anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan di Soppeng sebesar Rp237 miliar untuk sembilan ruas jalan strategis,” ujarnya kala itu.
Saat ini, proyek dengan mekanisme MYP tersebut sudah mulai dikerjakan di lapangan. Salah satu ruas yang telah memasuki tahap pengerjaan adalah jalan poros Salaonro–Batas Wajo dengan panjang 8,23 kilometer.
Seorang pelaksana proyek yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut masuk dalam tahap keempat, dan pengerjaan pada ruas lainnya akan segera menyusul.
Adapun sembilan ruas jalan yang menjadi sasaran perbaikan meliputi:
● Soppeng–Batas Sidrap (34,94 km)
● Batas Barru–Lawo (18,22 km)
● Batas Barru–Takkalala (25,83 km)
● Takalalla–Cabbenge–Salaonro (18,17 km)
● Salaonro–Batas Wajo (8,23 km)
● Cabbenge–Soppeng (11,81 km)
● Salaonro–Batas Bone (11 km)
● Lajoa–Pacongkang–Citta–Batas Bone (19,27 km)
● Batas Soppeng–Takalalla (11,18 km)
Melalui proyek ini, Bupati Soppeng berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar serta mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas distribusi barang dan jasa di Kabupaten Soppeng. (Daus)
