Site icon Ujung Jari

Logo 23 Tahun Kabupaten Luwu Timur: Begini Makna dan Filosofisnya

MALILI,UJUNGJARI.COM–Kabupaten Luwu Timur kini berusia 23 tahun. Panitia pelaksana hari jadi daerah berjuluk bumi batara guru itu sudah melaunching logonya. Selain simbol angka 2 dan tiga, logo dengan warna pelangi yang melambangkan harmonisasi itu sarat makna dan filosofi.

Tema hari jadi ke-23 Luwu Timur tahun ini adalah: Bersama Juara, Bersinergi Membangun Masa Depan. Berikut deskripsi dan penjelasan temanya.

1. Bersama Juara

Luwu Timur di bawah kepemimpinan pasangan Irwan Bachri Syam dan Hj Puspawati Husler terus menunjukkan komitmen dan impiannya menjadi daerah berprestasi di Sulawesi Selatan dengan titel daerah juara.

Juara bukan hanya di sektor olahraga, tetapi juga juara di bidang sumber daya manusia, ekonomi, tata kelola pemerintahan, dan lainnya. Pemkab Luwu Timur terus mendorong seluruh warganya bermental pemenang atau juara.

2. Bersinergi

Bersinergi artinya mengedapankan kolaborasi. Tidak bisa jalan sendiri. Di bawah kepemimpinan Irwan Bachri Syam, Luwu Timur terus melakukan kolaborasi dengan semua pihak. Mulai dari pengusaha, industri, pemuda, masyarakat, dan daerah lainnya. Komitmen kolaborasi menunjukkan Luuw Timur bukan daerah yang egosktoral.

3. Membangun Masa Depan

Usia 23 itu merupakan usia produktif. Ibarah manusia, usia seperti ini sudah lulus kuliah dan mulai kerja. Di usianya yang kini 23 tahun, Luwu Timur ditantang untuk membangun pondasi kuat dalam menata hidup 20 hingga 30 tahun ke depan. Hilirisasi nikel, pengembangan SDM, dan penataan lingkungan tentu menjadi bagian dari skala prioritas untuk pembangunan berkelanjutan itu.

Makna Angka 23 Secara Filosofis

1. Usia Dewasa Muda

23 tahun itu fase transisi. Sudah bukan “bayi pemekaran” lagi. Waktunya lepas dari ketergantungan dan mulai mandiri.

2. Energi dan Inovasi

Umur 20-an identik sama dengan ide baru. Makanya HUT ke-23 tahun ini ditambah banyak inovasi. Mulai dari Festival Sungai Malili, Liga Pelajar U-13 sampai U-17, Road Race, konser musik, dan lainnya.

3. Tanggung Jawab

Di Sulsel ini, Luwu Timur menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar karena nikel. Usia 23 menuntut pemerintah kabupaten Luwu Timur lebih bijak dalam mengelola sumber daya alam untuk kelangsungan hidup generasi muda mendatang.

Exit mobile version