BANGKALAN, UJUNGJARI.COM — Madura United akan menjalani pertandingan krusial saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Selasa (5/5/2026) sore.
Laga ini menjadi sangat penting bagi tuan rumah yang tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi. Kemenangan akan menjadi suntikan besar bagi Laskar Sape Kerrab untuk mengamankan posisi mereka di klasemen.
Saat ini, Madura United berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 29 poin. Mereka hanya unggul tipis, dua poin dari Persis Solo yang berada di zona degradasi.
Dengan para pesaing di papan bawah sudah menyelesaikan laga pekan ke-31, tambahan tiga poin akan membuat jarak Madura United melebar menjadi lima angka.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting bagi tim tuan rumah. Performa mereka juga tengah menanjak setelah meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir.
Kebangkitan ini tak lepas dari tangan dingin pelatih karteker Rakhmad Basuki yang mampu membawa perubahan signifikan.
Namun, di balik tren positif tersebut, Madura United masih harus menghadapi kendala administratif. Mereka telah lebih dari satu bulan tampil tanpa pelatih kepala berlisensi AFC Pro, yang membuat klub harus membayar denda sebesar Rp100 juta di setiap pertandingan.
Di sisi lain, Bali United datang dengan kondisi skuad yang kurang ideal. Kapten tim, Ricky Fajrin, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.
Selain itu, sejumlah pemain asing seperti Brandon Wilson, Mirza Mustafic, dan Jordy Bruijn masih dalam tahap pemulihan cedera.
Meski demikian, Bali United tetap mengusung ambisi untuk mempertahankan momentum positif. Dengan posisi yang relatif aman dari degradasi, laga ini juga bisa dimanfaatkan pelatih Johny Jansen untuk melakukan rotasi dan eksperimen skuad guna menatap musim depan.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, dengan Madura United yang mengincar poin penuh demi bertahan di kasta tertinggi, sementara Bali United berupaya menjaga konsistensi performa mereka. (**)
