Site icon Ujung Jari

Jelang Puncak Haji: PPIH Arab Saudi Kebut Penyempurnaan Fasilitas Arafah, Muzdalifah, dan Mina

MAKKAH, UJUNGJARI.COM — Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan kesiapan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Berdasarkan hasil inspeksi Satgas Operasi Armuzna bersama pihak syarikah selaku penyedia layanan, sejumlah infrastruktur di kawasan Masyair mengalami peningkatan signifikan demi menunjang keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.

Di kawasan Arafah, seluruh lorong antar-tenda kini telah dipasangi kamera pengawas (CCTV) yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, setiap tenda juga dilengkapi lantai tambahan berupa parquet atau interlock di bawah karpet untuk mengurangi panas dari permukaan tanah.

Fasilitas pendingin ruangan pun diperkuat dengan pemasangan dua hingga tiga unit AC di setiap tenda guna menjaga kenyamanan jemaah saat menjalani wukuf di tengah suhu panas gurun.

Tak hanya itu, setiap jemaah dipastikan mendapatkan fasilitas berupa kasur busa baru, bantal, seprai, hingga selimut. Distribusi ribuan kasur baru juga mulai dilakukan secara merata di kawasan Mina.

Peningkatan fasilitas sanitasi menjadi perhatian utama tahun ini. Untuk mengurai antrean toilet yang kerap terjadi saat puncak haji, Kemenhaj RI meminta pihak syarikah membangun urinoir khusus pria di luar bilik toilet utama.

Selain itu, fasilitas toilet kini dirancang lebih ramah bagi jemaah disabilitas dengan penyediaan jalur khusus dan tangga akses yang lebih aman dan nyaman.

Kepala Bidang Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap progres pengerjaan fasilitas agar seluruh spesifikasi sesuai kontrak layanan.

“Pada saat awal kita melakukan pengecekan, progres baru mencapai sekitar 60 persen. Namun, hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya,” ujar Muftiono di Mina, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, percepatan progres dalam sepekan terakhir membuat pihaknya optimistis seluruh sarana dan prasarana akan siap sebelum jemaah bergerak menuju Masyair.

“Melihat perkembangan itu, saya optimis bahwa target H-5 seratus persen bisa terwujud,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan seluruh detail teknis di lapangan demi memastikan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa terkendala fasilitas selama berada di Armuzna.   (haji.go.id)

Exit mobile version