Site icon Ujung Jari

2.000 Anak di Pattallassang Butuh Intervensi Pendidikan dan Perlindungan Sosial

TAKALAR,UJUNGJARI.COM–Sebanyak 2.000 anak usia sekolah mulai jenjang SD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecanatan Pattallassang, Kabupaten Takalar membutuhkan intervensi pendidikan dan perlindungan sosial. Mereka berpeluang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat (SR) yang mulai dijalankan tahun ini.

Data 2,000 kelompok rentan ini terungkap dalam Sosialisasi dan Penjangkauan Program Sekolah Rakyat yang berlangsung di Aula Kecamatan Pattallassang, Rabu (13/5/2026).

Hadir dalam sosialisasi tersebut Tim Kabupaten dari Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Non Kebencanaan Kementerian Sosial RI. Ketua Tim Kabupaten, Muh Sahir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini bertujuan melakukan identifikasi langsung di lapangan untuk melihat dari dekat kondisi sekitar 2.000 anak yang masuk dalam Desil 1 dan 2 DTSEN. Pemerintah ingin memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak melalui program Sekolah Rakyat,” ujar Muh Sahir.

Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menyampaikan rasa bangga atas capaian Pemerintah Kabupaten Takalar yang berhasil menghadirkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Polut.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya dan lobi intensif Bupati Takalar, Daeng Manye, di tingkat pusat.

“Kami di Kecamatan Pattallassang terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dari akses pendidikan.

Exit mobile version