Site icon Ujung Jari

PSM Makassar Lolos Lisensi AFC Tanpa Syarat, Siap Tampil di Kompetisi Asia

JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Delapan klub kasta tertinggi AFC Champions League Two resmi mengantongi lisensi penuh untuk tampil di kompetisi Asia musim 2026/2027.

Kepastian tersebut diumumkan dalam hasil verifikasi Club Licensing Cycle 2025/2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Lisensi penuh itu menjadi syarat utama bagi klub Indonesia yang ingin berlaga di ajang internasional apabila berhasil lolos melalui jalur prestasi di kompetisi domestik.

Hasil ini sekaligus menunjukkan peningkatan standar profesionalisme klub-klub sepak bola nasional dalam memenuhi regulasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Direktur Operasional I-League, Asep Saputra, memimpin langsung pengumuman hasil verifikasi tersebut. Dalam proses penilaian tahun ini, delapan klub memperoleh status “granted” setelah dinyatakan memenuhi lima aspek wajib yang ditetapkan AFC.

Lima aspek penilaian itu meliputi infrastruktur stadion, administrasi dan personel, legalitas klub, kondisi finansial, hingga aspek pendukung olahraga.

Klub yang memenuhi seluruh syarat tersebut dinilai layak mewakili Indonesia di level Asia tanpa hambatan administratif.
Selain delapan klub berstatus penuh, terdapat delapan klub lain yang memperoleh status “granted with sanctions”.

Status itu berarti klub tetap mendapatkan lisensi, namun diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen atau memperbaiki aspek teknis tertentu dalam tenggat waktu yang telah ditentukan.

Kebijakan tersebut dilakukan agar klub-klub bersangkutan tidak menghadapi sanksi tambahan pada musim mendatang.

Klub-klub yang lolos tanpa syarat yakni Borneo FC, Dewa United, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persik Kediri, Persita Tangerang, dan PSM Makassar.

Selain itu, terdapat delapan klub lain yang memperoleh status “granted with sanctions” atau lolos dengan syarat. Klub-klub tersebut tetap mendapatkan lisensi AFC, namun diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen dan melakukan perbaikan administratif maupun teknis dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Delapan klub yang lolos dengan syarat yakni Madura United, Arema FC, Persijap Jepara, Bhayangkara FC, Persis Solo, Bali United, Malut United, dan Semen Padang FC.

AFC kini menempatkan tata kelola manajemen, kesiapan finansial, dan profesionalisme administrasi sebagai faktor penting yang sejajar dengan prestasi di atas lapangan dalam menentukan kelayakan klub tampil di kompetisi internasional. (**)

Exit mobile version