KEDIRI, UJUNGJARI.COM — Duel menarik akan tersaji pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 saat Persik Kediri menjamu Persija Jakarta di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026) sore.
Meski pertandingan ini sudah tidak berpengaruh terhadap posisi kedua tim di klasemen akhir, Persik dan Persija tetap bertekad menyajikan laga penuh gengsi dan hiburan bagi para pendukung mereka.
Persik saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Raihan tersebut memastikan Macan Putih tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Sementara itu, Persija datang ke Kediri dengan kondisi terluka usai kalah 1-2 dari Persib Bandung dalam laga usiran di Samarinda. Kekalahan tersebut sekaligus mengubur ambisi Macan Kemayoran dalam perebutan gelar juara musim ini.
Tim asuhan Mauricio Souza kini mengoleksi 65 poin dan tak lagi mampu mengejar Persib maupun Borneo FC yang sudah mengumpulkan 75 angka.
Meski peluang juara telah tertutup, Mauricio Souza memastikan timnya tetap tampil serius hingga akhir musim.
“Kita datang ke sini untuk meraih tiga poin. Persija tetap serius hingga kompetisi berakhir. Kami juga akan terus berusaha menambah poin. Jadi pertandingan lawan Persik punya arti spesial bagi kami,” ujar Mauricio.
Laga ini juga menjadi ajang reuni hangat antara Persikmania dan Jakmania. Kedua kelompok suporter diketahui memiliki hubungan harmonis sejak era Divisi Utama 2004 silam.
Atmosfer persaudaraan diprediksi kembali terasa di Stadion Brawijaya, mengingat Jakmania diperkirakan hadir ke Kediri untuk mendukung Persija sekaligus mempererat silaturahmi dengan Persikmania.
Pelatih Persik, Marcos Reina, juga ingin menutup laga kandang terakhir musim ini dengan hasil manis di depan pendukung sendiri.
“Kami sudah aman dari degradasi. Tapi kami perlu memberi kenangan indah berupa kemenangan untuk suporter yang telah mendukung tim musim ini. Apalagi Persija salah satu tim terbaik di liga,” katanya.
Pertandingan ini juga menghadirkan nuansa emosional bagi sejumlah sosok di kubu Persik. Novri Setiawan dan Vava Mario Yagalo pernah menjadi bagian dari Persija dan kini akan menghadapi mantan klubnya.
Hal serupa juga dirasakan pemilik Persik, Arthur Irawan. Persija menjadi klub pertama yang dibela Arthur setelah kembali ke Indonesia usai menjalani karier di Eropa pada 2017 silam. (**)
