JEPARA, UJUNGJARI.COM – Persijap Jepara bakal menghadapi tantangan berat saat menutup laga kandang terakhir musim ini dengan menjamu Borneo FC pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026.
Duel sengit tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini dipastikan berlangsung panas karena kedua tim datang dengan misi berbeda. Persijap ingin menutup penampilan kandang musim ini dengan hasil manis di hadapan pendukungnya, sementara Borneo FC membawa ambisi besar menjaga peluang meraih gelar juara.
Pesut Etam saat ini menempati posisi kedua klasemen dengan koleksi 75 poin, jumlah yang sama dengan Persib Bandung di puncak klasemen. Situasi ini membuat setiap laga tersisa menjadi penentu, sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Fabio Lefundes.
Di sisi lain, Persijap Jepara yang sudah memastikan diri aman dari ancaman degradasi dapat bermain lebih lepas tanpa tekanan. Kondisi ini justru berpotensi menjadi ancaman bagi tim tamu.
Laskar Kalinyamat tentu tak ingin mengecewakan suporter pada laga kandang terakhir mereka musim ini. Meski sempat tumbang saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-31, Persijap sebenarnya memiliki catatan kandang yang impresif.
Sebelum kekalahan tersebut, tim asuhan Mario Lemos mencatat enam laga kandang tanpa kekalahan dengan rincian lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Modal positif itu semakin lengkap setelah mereka sukses mencuri kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang pada laga terakhir.
Persijap juga mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Carlos Franca. Penyerang andalan itu menjadi tumpuan lini depan setelah mencatatkan 10 gol dan tiga assist dari 28 pertandingan musim ini.
Namun, Borneo FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka belum tersentuh kekalahan dalam 10 pertandingan terakhir dan terus menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Mental juara Pesut Etam juga terlihat pada laga sebelumnya ketika berhasil bangkit dan membalikkan keadaan saat menghadapi Bali United.
Selain itu, ketajaman lini serang menjadi senjata utama Borneo FC. Mereka tercatat sebagai tim paling produktif di liga dengan torehan 67 gol dari 32 pertandingan.
Sorotan juga akan tertuju kepada Mariano Peralta yang tampil luar biasa musim ini. Pemain andalan Borneo FC itu telah mengoleksi 18 gol dan 13 assist, menjadikannya salah satu pemain paling berbahaya di kompetisi.
Dengan motivasi berbeda yang dibawa kedua tim, duel di Stadion Gelora Bumi Kartini diprediksi berlangsung sengit. Persijap ingin menutup musim kandang dengan senyum, sedangkan Borneo FC datang demi menjaga mimpi mengangkat trofi juara. (*/drw)
