Site icon Ujung Jari

Tak Kenal Waktu dan Cuaca, Pasukan Kuning Soppeng Jaga Wajah Kota Tetap Bersih

SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Lapangan Gasis Soppeng kembali bersih hanya dalam waktu singkat usai pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) kloter 41 dan 43 asal Soppeng, Selasa (19/5/2026) subuh.

Di balik cepatnya proses pembersihan itu, ada kerja senyap Pasukan Kuning dari Dinas Lingkungan Hidup yang bergerak sejak dini hari.

Usai acara pelepasan jamaah haji, area lapangan dipenuhi sampah yang ditinggalkan pengunjung dan pedagang kaki lima. Namun pemandangan tersebut tak berlangsung lama.

Petugas kebersihan langsung turun tangan menyisir lokasi dan mengangkut sampah sebelum aktivitas warga kembali ramai.

Mereka bekerja bahkan sebelum matahari terbit, memastikan kawasan Kota Bumi Latemmamala tetap bersih dan nyaman.

Setiap penyelenggaraan acara besar di Soppeng memang kerap menyisakan tumpukan sampah hingga puluhan kubik. Namun, Pasukan Kuning selalu hadir di garis depan, bekerja tanpa banyak sorotan.

“Setiap harinya mereka bergelut dengan sampah. Setumpuk apa pun sampah di depan mereka, tak ada keluh di wajah. Mereka kerjakan dengan ikhlas,” kata Makka (53), warga Soppeng.

Menurutnya, dedikasi petugas kebersihan layak mendapat apresiasi karena mereka bekerja tanpa mengenal cuaca maupun waktu.

“Coba bayangkan kalau tidak ada petugas kebersihan, bagaimana pemandangan kota ini,” ujarnya.

Kerja keras Pasukan Kuning juga dinilai ikut berkontribusi menjaga citra daerah. Kabupaten Soppeng hampir setiap tahun berhasil meraih penghargaan Adipura, penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup tingkat nasional.

Pada pemberangkatan haji tersebut, sebanyak 241 calon jamaah haji asal Soppeng yang tergabung dalam kloter 41 dan 43 dilepas langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng.

Setelah rangkaian acara selesai, Pasukan Kuning kembali menjalankan tugasnya. Tanpa menunggu lama, mereka membersihkan area lapangan dan sekitarnya dari sisa sampah.

Bagi para petugas kebersihan itu, pujian mungkin jarang terdengar. Namun, keringat yang menetes sejak subuh menjadi bukti tanggung jawab besar yang mereka pikul demi menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Soppeng.  (Daus)

Exit mobile version