MAKKAH, UJUNGJARI.COM — Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menyapa jemaah haji Indonesia usai salat Subuh di kawasan Makkah, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kepada jemaah berjalan optimal, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
Dalam kunjungannya, Wamenhaj berkeliling ke sejumlah hotel tempat jemaah Indonesia menginap di kawasan Syiyah. Ia meninjau langsung aktivitas pagi para jemaah, mulai dari berbelanja di pasar kaget sekitar hotel, sarapan pagi, hingga mengecek menu konsumsi dan kondisi pemondokan.
“Ba’da Subuh, saya berkeliling menyapa dan melihat aktivitas pagi jemaah haji Indonesia di hotel-hotel yang tersebar di daerah Syiyah. Mulai dari aktivitas belanja di pasar kaget, sarapan pagi, sekaligus mengecek menu dan kondisi hotel jemaah,” ujar Dahnil di Makkah.
Menurutnya, pemantauan langsung ke titik layanan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan yang layak dan nyaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia menegaskan, seluruh aspek layanan mulai dari akomodasi, konsumsi hingga lingkungan pemondokan harus terus dipantau agar jemaah dapat beribadah dengan tenang.
“Kami ingin memastikan layanan betul-betul dirasakan jemaah. Mulai dari hotel, konsumsi, hingga suasana lingkungan sekitar pemondokan, semuanya harus terus dipantau agar jemaah dapat beribadah dengan tenang,” ungkapnya.
Dahnil juga mengaku senang dapat bertemu langsung dengan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, semangat ibadah dan ketulusan para jemaah tampak jelas selama pertemuan tersebut.
“Gembira bisa menyapa para tamu Allah dari seantero Indonesia. Ada kegembiraan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT yang terlihat dari wajah-wajah beliau,” tuturnya.
Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Wamenhaj mengimbau para jemaah agar menjaga kesehatan, mengatur aktivitas, serta menghemat tenaga.
“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia selalu sehat, diberi kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya. (**)
