Site icon Ujung Jari

Tuan Rumah Meksiko Diuji, Korea Selatan dan Republik Ceko Siap Memberi Kejutan

MEKSIKO, UJINGJARI.COM — Grup A Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif pada fase awal turnamen.

Meski berstatus tuan rumah, Meksiko diperkirakan tidak akan mudah mengamankan tiket ke babak gugur karena mendapat perlawanan ketat dari Korea Selatan dan Republik Ceko.

Meksiko memang lebih diunggulkan berkat status tuan rumah dan performa yang terus meningkat menjelang turnamen.

Namun, Korea Selatan datang dengan modal impresif setelah lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa menelan kekalahan di kualifikasi zona Asia.

Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu tampil solid di bawah arahan pelatih Hong Myung-bo. Kombinasi pemain senior dan generasi muda yang sudah terbangun sejak Piala Dunia 2022 Qatar membuat permainan Korea Selatan semakin matang.

Selain mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang sukses di kualifikasi, Hong Myung-bo juga mulai menyiapkan variasi taktik lain seperti 5-4-1 dan 3-4-2-1 demi menambah fleksibilitas tim.

“Para pemain kami sudah lama bermain dengan formasi empat bek, tetapi kita semua tahu bahwa kita tidak bisa hanya menggunakan satu set taktik di Piala Dunia,” ujar Hong Myung-bo dikutip dari Korea Times.

Korea Selatan tetap mengandalkan kapten Son Heung-min di lini depan. Ia akan didukung Lee Jae-sung dan Lee Kang-in, sementara pertahanan diperkuat trio Kim Min-jae, Kim Ji-sung, dan Lee Han-beom.

Di sisi lain, Republik Ceko juga menjadi ancaman serius dalam perebutan dua posisi teratas grup. Tim asuhan Miroslav Koubek datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melewati fase play-off kualifikasi zona Eropa.

Republik Ceko menyingkirkan Irlandia dan Denmark lewat drama adu penalti, menunjukkan kekuatan mental tim yang menjadi salah satu senjata utama mereka.

“Tim ini memiliki kekuatan mental yang kuat. Kami memiliki gaya kami sendiri, di mana kami mencoba menerapkan strategi dan keterampilan kami,” kata Koubek dalam wawancara dengan FIFA.

Mayoritas skuad Republik Ceko berasal dari Slavia Praha, klub yang mendominasi kompetisi domestik dalam dua musim terakhir. Kekompakan antarpemain menjadi modal penting bagi mereka setelah gagal lolos pada empat edisi Piala Dunia sebelumnya.

Sementara itu, kehadiran Afrika Selatan di Grup A juga berpotensi menghadirkan kejutan. Tim berjuluk Bafana Bafana lolos ke putaran final setelah menyingkirkan Nigeria di zona Afrika.

Pelatih Hugo Broos optimistis timnya mampu memberikan kejutan karena kekuatan Afrika Selatan belum banyak dipetakan lawan.

“Ini mungkin menjadi keuntungan bagi kami, bahwa kami dapat memberikan kejutan, karena lawan tidak benar-benar tahu seberapa kuat kami,” ujar Broos kepada The Mercury.

Meksiko sendiri tetap menjadi favorit grup berkat pengalaman dan keuntungan tampil di kandang sendiri. Pelatih Javier Aguirre mengusung pendekatan pragmatis dengan menitikberatkan pada pressing agresif dan transisi cepat.

Aguirre menilai efektivitas permainan jauh lebih penting dibanding dominasi penguasaan bola.

“Di Piala Dunia, tim yang memainkan sepak bola terindah tidak selalu menang. Tim yang tahu bagaimana cara bersaing yang akan menang,” kata Aguirre dikutip dari The Guardian.

El Tri tampil cukup meyakinkan sepanjang persiapan dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang pada laga uji coba sepanjang 2026.

Lini belakang Meksiko dipimpin Johan Vazquez, sementara keseimbangan permainan ditopang Erik Lira dan Edson Alvarez.

Di sektor serang, kecepatan Alexis Vega dan Roberto Alvarado dipadukan dengan ketajaman Raul Jimenez maupun Armando Gonzalez.

Dengan kekuatan yang relatif merata, Grup A diprediksi menjadi salah satu grup paling terbuka di Piala Dunia 2026, di mana Meksiko, Korea Selatan, dan Republik Ceko akan bersaing ketat memperebutkan tiket ke fase gugur.  (Int/drw)

Exit mobile version