Site icon Ujung Jari

Dampingi UMKM, Mahasiswa STIE UC Makassar Ajarkan Strategi Hitung HPP dan BEP agar Usaha Lebih Untung

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Enam mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Universitas Ciputra (UC) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Break Even Point (BEP) kepada pelaku UMKM di Kota Makassar.

Kegiatan bertajuk “Pengabdian Masyarakat – Perhitungan HPP dan BEP pada UMKM” tersebut dilaksanakan pada Minggu , 23 Mei 2026, di UMKM Nasi Kuning Dilla, Jalan Tamalate 1 Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini.

Program ini menjadi bagian dari tugas akhir mata kuliah Cost Accounting yang dikerjakan secara berkelompok oleh enam mahasiswa, yakni Ayesha Maudyna Azzahra, Indah Juliah Zahrani Kurniawan, Rifqa Talitha, Bryant Victor Day Wisoli, Varensa Foanto, dan Willianto Lucman.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi usaha secara langsung, tetapi juga mendampingi pemilik UMKM memahami cara menghitung biaya produksi hingga menentukan titik impas usaha atau BEP.

Melalui edukasi ini, pelaku usaha diharapkan mampu menentukan harga jual produk secara lebih tepat, efisien, dan tetap memberikan keuntungan bagi usaha yang dijalankan.

Perhitungan HPP dan BEP sangat penting bagi UMKM karena menjadi dasar dalam menentukan harga jual yang sesuai serta mengetahui sejauh mana usaha dapat memperoleh keuntungan.

Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan diskusi bersama pemilik usaha. Sementara itu, tahapan analisis biaya dan perhitungan dilakukan selama kurang lebih satu minggu untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari pemilik UMKM karena dinilai membantu memberikan pemahaman sederhana terkait pengelolaan keuangan usaha yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Selain menjadi implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam mendukung pengembangan UMKM lokal agar lebih berkembang dan mampu bersaing secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan edukatif dan praktik langsung di lapangan, mahasiswa STIE berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.  (rhm)

Exit mobile version