Site icon Ujung Jari

Libur Pasca Iduladha, Pengunjung TWA Lejja Tembus 2.627 Orang dalam Sehari

SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Taman Wisata Alam (TWA) Lejja kembali menjadi destinasi favorit masyarakat pada masa libur pasca Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Berdasarkan data pengelola, jumlah pengunjung yang datang hingga Kamis (28/5/2026) sore mencapai 2.627 orang.

Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan di kawasan wisata andalan Kabupaten Soppeng tersebut.

Pada momen libur panjang seperti Idulfitri maupun Iduladha, jumlah wisatawan yang berkunjung ke TWA Lejja bahkan kerap menembus lebih dari 3.000 orang per hari.

Sejak pagi hingga sore, kepadatan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat di sepanjang akses jalan menuju lokasi wisata. Arus pengunjung datang tidak hanya dari Kabupaten Soppeng, tetapi juga dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

TWA Lejja yang dikelola oleh Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Soppeng dikenal memiliki daya tarik berupa sumber mata air panas alami dengan kandungan belerang dan suhu berkisar antara 40 hingga 60 derajat Celsius.

Keindahan alam yang masih asri dengan suasana hutan yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung terus mengalami peningkatan, termasuk area kolam, sarana penunjang wisata, hingga fasilitas penginapan bagi pengunjung yang ingin bermalam dan menikmati suasana kawasan wisata lebih lama.

Pengelola berharap keberadaan TWA Lejja tidak hanya menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

“Keberadaan wisata Lejja diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sumber penghidupan dan ladang rezeki bagi masyarakat sekitar,” ujar pihak pengelola.

Dampak ekonomi dari meningkatnya jumlah wisatawan turut dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Warga memperoleh tambahan pendapatan melalui usaha kuliner, jasa parkir, hingga berbagai layanan lainnya yang dibutuhkan pengunjung.

Salah seorang warga, Ono Mario, mengatakan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata selalu mengalami peningkatan signifikan setiap kali musim liburan tiba.

“Setiap liburan panjang, penjualan makanan, minuman, dan jasa lainnya meningkat. Banyak warga yang merasakan manfaat ekonomi dari ramainya pengunjung Lejja,” katanya.

Di tengah tingginya jumlah wisatawan, pengelola juga mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di kawasan wisata.

Wisatawan diminta tidak membuang sampah sembarangan serta selalu mengawasi anak-anak saat bermain di area kolam pemandian.

Imbauan tersebut dinilai penting mengingat suhu air yang hangat dan kondisi kedalaman kolam yang bervariasi di beberapa titik.

Pengelola menegaskan bahwa pembenahan fasilitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan terus dilakukan guna memberikan pelayanan yang semakin maksimal kepada pengunjung.

Dengan berbagai upaya tersebut, TWA Lejja diharapkan tetap menjadi kebanggaan masyarakat Soppeng sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan warga sekitar. (Daus)

Exit mobile version