JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Timnas Uruguay akhirnya mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, di balik daftar tersebut, perhatian publik justru tertuju pada satu nama yang tidak ada dalam skuad: Luis Suarez.
Absennya striker legendaris itu menjadi penanda berakhirnya sebuah era bagi La Celeste. Setelah lebih dari satu dekade menjadi ikon sepak bola Uruguay dan tampil dalam empat edisi Piala Dunia secara beruntun sejak 2010, Suarez kini harus menyaksikan negaranya bertarung di panggung dunia tanpa dirinya.
Keputusan pelatih Marcelo Bielsa ini sekaligus memupus harapan para penggemar yang ingin melihat “last dance” Suarez bersama Uruguay di turnamen terbesar sepak bola dunia. Padahal, beberapa waktu lalu mantan penyerang Liverpool, Barcelona, dan Atletico Madrid tersebut sempat menyatakan masih siap kembali membela tim nasional jika tenaganya dibutuhkan.
Bagi Uruguay, keputusan ini bukan sekadar soal mencoret seorang pemain senior. Ini adalah simbol bahwa proses regenerasi yang dibangun Bielsa kini memasuki fase yang lebih tegas.
Sang pelatih memilih menatap masa depan dengan memberikan kepercayaan penuh kepada generasi baru yang telah menjadi tulang punggung tim dalam beberapa tahun terakhir.
Meski kehilangan sosok sebesar Suarez, Uruguay tetap datang ke Piala Dunia 2026 dengan kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat La Celeste tetap layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi mengganggu dominasi tim-tim unggulan.
Di lini tengah, Uruguay memiliki sederet nama yang telah terbukti di level tertinggi Eropa. Federico Valverde masih menjadi motor permainan, didampingi Rodrigo Bentancur, Manuel Ugarte, Giorgian de Arrascaeta, Nicolas de la Cruz, hingga Facundo Pellistri. Deretan pemain ini memberi Bielsa banyak opsi untuk menerapkan gaya bermain agresif dan intens yang menjadi ciri khasnya.
Sementara di lini belakang, duet Ronald Araujo dan Jose Maria Gimenez diprediksi tetap menjadi fondasi utama pertahanan Uruguay. Pengalaman keduanya menghadapi kompetisi elite Eropa menjadi modal berharga dalam menghadapi tekanan besar di Piala Dunia.
Untuk urusan mencetak gol, tanggung jawab kini berada di pundak Darwin Nunez. Penyerang Liverpool tersebut diproyeksikan menjadi ujung tombak utama La Celeste, dengan dukungan Rodrigo Aguirre dan Federico Vinas di sektor serang.
Akhir Perjalanan Sang Legenda
Keputusan tidak membawa Suarez tentu menjadi salah satu momen paling emosional dalam perjalanan Uruguay menuju Piala Dunia 2026.
Pemain yang kini membela Inter Miami itu tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Uruguay dengan koleksi 69 gol dari 143 pertandingan internasional.
Selama bertahun-tahun, Suarez menjadi wajah utama sepak bola Uruguay di panggung dunia.
Ia memainkan peran sentral saat Uruguay mencapai semifinal Piala Dunia 2010, menjuarai Copa America 2011, dan berkali-kali membawa negaranya bersaing dengan kekuatan besar dunia.
Ketika mengumumkan pensiun dari tim nasional pada September 2024, banyak pihak mengira kisah Suarez bersama Uruguay telah berakhir. Namun, peluang comeback sempat terbuka setelah sang striker menyatakan siap kembali jika dibutuhkan untuk Piala Dunia 2026.
Kesempatan itu akhirnya tidak datang.
Dengan keputusan Bielsa mencoret namanya dari skuad final, Uruguay kini resmi memasuki babak baru.
Tongkat estafet kepemimpinan sepenuhnya berpindah ke tangan generasi penerus seperti Valverde, Bentancur, Ugarte, Araujo, dan Darwin Nunez.
Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang ambisi Uruguay mengejar prestasi. Turnamen ini juga akan menjadi panggung pertama bagi La Celeste untuk membuktikan bahwa mereka mampu melangkah tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kebanggaan nasional: Luis Suarez. (Int/drw)
Skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026
Kiper: Sergio Rochet, Fernando Muslera, Santiago Mele.
Bek: Guillermo Varela, Ronald Araujo, Jose Maria Gimenez, Santiago Bueno, Sebastian Caceres, Mathias Olivera, Joaquin Piquerez, Matias Vina.
Gelandang: Manuel Ugarte, Emiliano Martinez, Rodrigo Bentancur, Federico Valverde, Agustin Canobbio, Juan Manuel Sanabria, Giorgian de Arrascaeta, Nicolas de la Cruz, Rodrigo Zalazar, Facundo Pellistri, Maximiliano Araujo, Brian Rodriguez.
Penyerang: Rodrigo Aguirre, Federico Vinas, Darwin Nunez.
