JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Langkah ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, harus terhenti pada babak 32 besar Indonesia Open 2026.
Tampil di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026), pasangan peringkat 25 dunia itu tak mampu membendung permainan pasangan baru Malaysia, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing.
Marwan/Aisyah menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 9-21. Kekalahan tersebut menambah daftar wakil ganda campuran Indonesia yang gagal melangkah lebih jauh pada turnamen level Super 1000 tersebut.
Pada gim pertama, pertandingan berlangsung cukup ketat sejak awal. Kedua pasangan saling kejar angka hingga kedudukan 6-6.
Marwan/Aisyah bahkan sempat mengambil alih kendali permainan dan unggul 9-6 berkat kombinasi serangan yang efektif.
Namun, pasangan Malaysia mampu bangkit dan menyamakan skor menjadi 9-9.
Kesalahan Marwan yang menyangkut di net membuat Hoo/Lai berbalik memimpin 11-9 saat interval.
Selepas jeda, Marwan/Aisyah sempat menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Sayangnya, tekanan yang terus diberikan Hoo Pang Ron membuat pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.
Hoo/Lai akhirnya menjauh hingga unggul 17-12 sebelum menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17.
Memasuki gim kedua, situasi semakin sulit bagi wakil Merah Putih. Serangkaian kesalahan sendiri membuat Marwan/Aisyah tertinggal cepat 0-4. Meski sempat menambah poin, dominasi pasangan Malaysia tidak terbendung.
Hoo/Lai tampil agresif dan konsisten dalam reli-reli panjang. Mereka unggul jauh 11-3 saat interval dan terus memperlebar jarak hingga 18-4. Gim kedua pun berakhir dengan skor telak 21-9 setelah pukulan Marwan melebar keluar lapangan.
Kekalahan ini membuat Marwan/Aisyah gagal mengikuti jejak wakil Indonesia lainnya yang berhasil melaju ke babak berikutnya.
Hasil tersebut juga menjadi pukulan bagi sektor ganda campuran Indonesia karena tiga pasangan Merah Putih langsung tersingkir di babak pertama.
Sebelumnya, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga harus mengakhiri perjuangan lebih awal setelah kalah dari lawan masing-masing.
Dengan hasil ini, harapan Indonesia di sektor ganda campuran Indonesia Open 2026 semakin menipis setelah sejumlah pasangan andalan gagal melewati rintangan pertama di Istora Senayan. (int/drw)
