SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Semangat kebersamaan masih terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Parenring, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Hal itu terlihat saat warga Kampung Lalemparee bersama aparat desa turun langsung melaksanakan kerja bakti atau gotong royong pada Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Parenring, Hasse Tangsi, S.H., yang juga merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar dan mantan advokat.
Warga dari berbagai kalangan tampak berbaur membersihkan lingkungan, menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Menurut Hasse Tangsi, gotong royong memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar menjaga kebersihan lingkungan.
Tradisi ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Gotong royong bukan hanya soal membersihkan lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat kekompakan dan keakraban antarwarga serta seluruh unsur pemerintah desa,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, warga terlihat bekerja sama tanpa membedakan latar belakang. Mereka bahu-membahu membersihkan area lingkungan demi menciptakan kampung yang bersih, sehat, dan nyaman.
Suasana penuh kebersamaan itu mencerminkan nilai-nilai sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan.
Hasse Tangsi menilai, budaya gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan desa. Melalui kebersamaan, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan cepat.
Pemerintah Desa Parenring pun berkomitmen untuk terus menghidupkan tradisi gotong royong sebagai simbol kekerabatan dan sinergi antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Selain menjaga kerukunan, semangat kebersamaan tersebut diyakini dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dengan tetap lestarinya budaya gotong royong di Kampung Lalemparee, Desa Parenring menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis dan maju. (Daus)
