Site icon Ujung Jari

Bursa Ketum PBSI Makassar Kian Memanas, Muh Anshar dan Masto Ikut Masuk Radar

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Bursa calon Ketua Umum PBSI Kota Makassar periode 2026-2030 semakin dinamis menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2026.

Selain nama Prof Amir Ilyas, Herman, dan Muh Tahir Hamzah yang sebelumnya ramai diperbincangkan oleh insan bulutangkis Makassar, kini muncul dua figur lain yang juga mendapat dorongan untuk maju memimpin PBSI Kota Makassar.

Kedua figur tersebut adalah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh Anshar, dan tokoh bulutangkis yang akrab disapa Masto (Mas Topan).

Sejumlah pelaku dan pemerhati bulutangkis menilai kedua nama tersebut memiliki kapasitas dan pengalaman yang dapat membawa PBSI Makassar semakin berkembang.

Muh Anshar dikenal memiliki pengalaman panjang di birokrasi dan jaringan yang luas, sementara Masto dinilai dekat dengan komunitas bulutangkis dan aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan olahraga di Makassar.  “Kalau saya diminta maju, saya siapa saja,” kata Muh Anshar.

Sementara Masto, sudah mulai bergerilya menemui beberapa pemlik klub yang punya hak suara di Muskot. “Kencang Masto, mulaimi kumpulkan beberapa pemilik klub,” kata salah satu anggota klub bulutangkis di Makassar.

Menariknya, menjelang Muskot, peta dukungan dari 23 klub pemilik hak suara disebut mulai terpecah. Masing-masing klub dikabarkan memiliki preferensi dan pertimbangan sendiri dalam menentukan figur yang akan didukung untuk memimpin PBSI Makassar empat tahun ke depan.

Kondisi tersebut membuat persaingan menuju kursi Ketua Umum PBSI Makassar diprediksi berlangsung ketat. Hingga saat ini belum terlihat adanya figur yang benar-benar dominan menguasai dukungan mayoritas klub.

Sejumlah pengurus klub bahkan masih terus melakukan komunikasi dan penjajakan dengan para bakal calon guna melihat komitmen mereka terhadap pembinaan atlet, pengembangan kompetisi, serta kemajuan organisasi bulutangkis di Kota Makassar.

Dengan munculnya sedikitnya lima nama yang mulai mengemuka, kontestasi Muskot PBSI Makassar diperkirakan akan menjadi salah satu pemilihan ketua umum paling menarik dalam beberapa periode terakhir.

Sementara itu, Tim Penjaringan dan Penyaringan telah menjadwalkan pengambilan formulir bakal calon Ketua Umum PBSI Makassar pada 8-12 Juni 2026 di Sekretariat PBSI Makassar, GOR Badminton MBC Borong.

Setelah tahapan tersebut, para kandidat akan mulai menggalang dukungan dari klub-klub pemilik suara sebelum pelaksanaan Muskot pada 5 Juli mendatang. (drw)

Exit mobile version