MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Dinamika menjelang Musyawarah Kota (Muskot) PBSI Makassar 2026 semakin menghangat. Sejumlah bakal calon Ketua Umum PBSI Makassar mulai aktif melakukan penjajakan dan membangun komunikasi dengan klub-klub bulutangkis yang memiliki hak suara dalam pemilihan mendatang.
Empat nama yang disebut-sebut akan meramaikan bursa calon Ketua Umum PBSI Makassar periode 2026-2030 adalah Porof Amir Ilyas, Mas Taufan, Muh Anshar, dan Tahir Hamzah.
Muh Anshar merupakan mantan Sekda Kota Makassar. Ia adalah pendiri klub bulutangkos PB Laston Dinas PU Kota Makassar.
Keempatnya saat ini terus bergerak melakukan pendekatan kepada para pemilik klub guna memperoleh dukungan jelang pelaksanaan Muskot.
Berbagai pertemuan dan silaturahmi dilakukan untuk menyerap aspirasi klub sekaligus memaparkan gagasan terkait pengembangan bulutangkis Kota Makassar ke depan.
Para bakal calon meyakini dukungan dari klub-klub anggota akan menjadi modal penting untuk memenangkan kontestasi pemilihan Ketua Umum PBSI Makassar.
Sejumlah sumber di lingkungan PBSI Makassar menyebutkan, komunikasi yang dibangun para kandidat berlangsung cukup intens dalam beberapa pekan terakhir. Masing-masing kandidat berupaya meyakinkan klub pemilik suara agar memberikan dukungan saat Muskot digelar nanti.
Salah seorang pengurus klub bulutangkis di Makassar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa klub-klub saat ini masih mencermati visi dan program yang ditawarkan para bakal calon.
“Beberapa kandidat sudah melakukan komunikasi dengan kami. Tentunya klub akan melihat siapa yang memiliki komitmen dan program terbaik untuk memajukan bulutangkis Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, para bakal calon optimistis dapat meraih dukungan mayoritas klub. Mereka menilai kebersamaan dan sinergi antara pengurus serta klub menjadi kunci dalam meningkatkan prestasi atlet bulutangkis Makassar di tingkat regional maupun nasional.
Muskot PBSI Makassar 2026 diperkirakan akan berlangsung kompetitif mengingat sejumlah figur yang muncul memiliki pengalaman dan jaringan yang kuat di lingkungan olahraga, khususnya cabang bulutangkis.
Hingga saat ini, komunikasi dan konsolidasi dengan klub-klub pemilik suara masih terus berlangsung menjelang tahapan pemilihan Ketua Umum PBSI Makassar. (drw)
