MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Bakal calon Ketua Umum PBSI Kota Makassar periode 2026-2030, Herman Sayuti, diprediksi akan menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Kota (Muskot) PBSI Makassar 2026.
Prediksi tersebut menguat setelah Herman mengklaim telah mengantongi dukungan dari 23 klub bulutangkis dari total 26 klub yang memiliki hak suara pada Muskot PBSI Makassar.
Dengan komposisi dukungan tersebut, peluang munculnya kandidat lain dinilai semakin kecil. Pasalnya, berdasarkan ketentuan pencalonan, seorang bakal calon ketua umum harus mendapatkan dukungan minimal delapan klub untuk dapat maju dalam kontestasi.
Jika benar 23 klub telah menyatakan dukungan kepada Herman, maka hanya tersisa tiga klub yang belum memberikan dukungan. Jumlah tersebut tidak cukup untuk memenuhi syarat pencalonan kandidat lain.
Pengamat bulutangkis Makassar, M Rusli, menilai kondisi tersebut membuat peluang Herman Sayuti menjadi calon tunggal sangat terbuka.
“Kalau memang dukungan 23 klub itu valid dan sudah dalam bentuk surat dukungan resmi, maka sangat besar kemungkinan Herman menjadi calon tunggal pada Muskot PBSI Makassar nanti,” kata Rusli.
Menurutnya, secara matematis kandidat lain akan kesulitan memenuhi persyaratan pencalonan karena membutuhkan sedikitnya delapan klub pengusung.
“Dengan sisa klub yang ada, hampir tidak mungkin muncul calon lain. Kecuali ada perubahan dukungan atau dinamika politik organisasi menjelang Muskot,” ujarnya.
Rusli menambahkan, meski berpotensi menjadi calon tunggal, proses Muskot tetap harus berjalan sesuai aturan organisasi dan prinsip demokrasi yang berlaku di PBSI.
“Yang terpenting adalah bagaimana calon yang nantinya terpilih mampu membawa PBSI Makassar lebih maju, meningkatkan prestasi atlet, serta memperkuat pembinaan di tingkat klub,” katanya.
Sebelumnya, tim pendamping Herman Sayuti, Iccang mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 23 klub pemilik suara telah menyerahkan surat dukungan kepada dosen olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) tersebut untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum PBSI Kota Makassar periode 2026-2030.
Muskot PBSI Makassar sendiri dijadwalkan digelar dalam waktu dekat untuk memilih kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi bulutangkis Kota Makassar selama empat tahun ke depan. (drw)
