MALILI,UJUNGJARI.COM–Camat Malili, H Hasimning, menyambut positif perhatian Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang melirik Desa Atue sebagai calon percontohan desa produktif dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Hasimning, penilaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Malili, khususnya warga Desa Atue yang selama ini terus berupaya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan kawasan produktif dan pelestarian lingkungan.
“Kami tentu sangat bersyukur dan bangga atas perhatian Ibu Wakil Gubernur terhadap Desa Atue. Ini menjadi motivasi besar bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk terus menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi yang ada,” ujar Hasimning, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, Desa Atue memiliki karakteristik yang unik karena berada di kawasan hutan produktif dan hutan lindung. Kondisi tersebut menjadi potensi besar yang harus dikelola secara bijak agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Hasimning juga mengapresiasi program Gerakan Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang diperkenalkan oleh Wakil Gubernur Sulsel saat kunjungannya ke Desa Atue. Menurutnya, gerakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah kecamatan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
“Kami siap mendukung dan mengawal implementasi Gerakan Asri di Desa Atue. Edukasi terkait kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan penghijauan akan terus kami dorong bersama pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Hasimning mengungkapkan bahwa bantuan bibit tanaman produktif yang diserahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Bantuan bibit ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan tanaman bernilai ekonomi tinggi. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan semakin memperkuat citra Desa Atue sebagai desa produktif yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, saat mengunjungi Desa Atue dalam rangka Gerakan Pola Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih, menyebut desa tersebut sebagai desa yang spesial karena memiliki kawasan hutan produktif dan hutan lindung. Bahkan, Desa Atue dinilai berpotensi menjadi percontohan desa produktif dan berwawasan lingkungan di Sulawesi Selatan. (rh)
