Site icon Ujung Jari

Husniah Serukan Penguatan Layanan Kesehatan dan Optimalisasi Penanganan Stunting

GOWA, UJUNGJARI.COM — Bupati Gowa Husniah Talenrang menyerukan penguatan layanan kesehatan dan optimalisasi penanganan stunting. Hal ini disampaikan Bupati Gowa sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas kesehatan yang memadai.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Gowa saat menghadiri kegiatan pemberian paket sembako, pelayanan KB serentak, pemeriksaan kesehatan gratis dan sunatan massal di Puskesmas Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat pada Rabu (10/6).

Husniah berharap seluruh program pelayanan harus secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Selain itu juga memprioritaskan upaya penurunan angka stunting dan kemiskinan di wilayah Kabupaten Gowa.

“Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan wajib memberikan pelayanan yang baik dan cepat, kepada seluruh masyarakat,” kata Husniah.

Dipaparkan bupati, Kabupaten Gowa baru saja meraih predikat terbaik ketiga tingkat nasional dalam penurunan kemiskinan dan stunting. Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk bekerja lebih keras agar prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

“Kalau tahun ini kita berada di posisi terbaik ketiga, maka kita ingin lebih baik lagi. Seluruh stakeholder yang berkaitan mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas PPKB, Dinas Sosial, RSUD Syekh Yusuf, Dinas Pendidikan, Dinas Dukcapil, Dinas PPPA, Dinas PMD dan SKPD lainnya harus turun langsung ke lapangan memastikan masyarakat kita semakin sejahtera dan terbebas dari stunting,” tandas Bupati Gowa.

Dikatakannya, penurunan kemiskinan dan stunting merupakan program prioritas daerah yang harus dilakukan secara kolaboratif. Pasalnya kemiskinan dan masalah kesehatan memiliki keterkaitan yang erat sehingga penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama.

“Kita berharap angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Gowa terus menurun sehingga target pembangunan sumber daya manusia yang unggul dapat terwujud,” tambahnya.

Dalam kehadirannya di Bajeng Barat, Husniah yang hadir bersama sejumlah pimpinan SKPD terkait menyerahkan bantuan sembako kepada 70 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan keluarga yang memiliki balita berisiko stunting. Bantuan tersebut didukung oleh BPJS Kesehatan dan Baznas sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan pemenuhan gizi keluarga.

“Masyarakat tentu merasa senang karena pemerintah hadir di tengah mereka saat membutuhkan. Ini adalah bentuk kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera,” kata Bupati Gowa.

Camat Bajeng Barat Syamsu Rizal mengapresiasi perhatian Pemkab Gowa terhadap masyarakat di wilayahnya. Berbagai program yang dihadirkan melalui Program Gowa Bersama dinilai menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah kabupaten kepada masyarakat Bajeng Barat. Semoga sinergitas dan kekompakan yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Camat Bajeng Barat.

Dalam suasana itu, Bupati Gowa berbincang dengan sejumlah ibu balita sembari menyaksikan pemberian KB gratis, dan mencandai sejumlah anak yang ikut sunatan massal.

Salah seorang ibu muda bernama Windi berusia 28 tahun mendapatkan layanan KB gratis. Windi mengaku dirinya terbantu mendapatkan layanan KB gratis. Ini sangat membantu dirinya yang memang tergolong keluarga kurang mampu. Windi juga bersyukur karena mendapatkan edukasi yang baik terkait penggunaan KB. –

Exit mobile version