Site icon Ujung Jari

Jelang Muskot PBSI Makassar, Herman Sayuti Suwon ke Wali Kota Munafri Arifuddin

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Makassar, bakal calon Ketua Umum PBSI Kota Makassar periode 2026-2030, Herman Sayuti, melakukan silaturahmi atau suwon kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (10/6/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Herman Sayuti didampingi Owner Lammoro Mandiri BC, Piter, bersama tim pendamping bakal calon, Iccang. Rombongan diterima langsung di ruang kerja Wali Kota Makassar.

Pada kesempatan itu, Herman Sayuti menyampaikan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PBSI Kota Makassar periode 2026-2030.

Ia memaparkan visi dan misi yang diusung untuk membawa organisasi bulutangkis Kota Makassar menjadi lebih maju, profesional, dan berorientasi pada pembinaan atlet.

Herman juga melaporkan perkembangan dukungan yang telah diperolehnya. Hingga saat ini, sebanyak 23 klub bulutangkis di Makassar disebut telah menyatakan dukungan terhadap pencalonannya.

“Dukungan yang diberikan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan perubahan dan pembenahan di tubuh PBSI Kota Makassar,” ujar Herman.

Dalam pertemuan tersebut, Herman menegaskan bahwa dirinya tidak akan menerapkan pola bagi-bagi jabatan apabila terpilih memimpin PBSI Kota Makassar. Menurutnya, kepengurusan harus diisi oleh figur-figur yang memiliki kapasitas, komitmen, dan kepedulian terhadap kemajuan bulutangkis.

Ia menilai PBSI Kota Makassar ke depan harus dikelola lebih baik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta fokus pada pembinaan atlet usia dini dan peningkatan prestasi.

“PBSI Kota Makassar harus menjadi organisasi yang solid dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, kepengurusan nantinya akan dibentuk berdasarkan kompetensi dan semangat untuk memajukan bulutangkis, bukan karena kepentingan jabatan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik rencana pelaksanaan Muskot PBSI Kota Makassar. Ia berharap proses pemilihan ketua umum dapat berjalan demokratis, tertib, dan mengedepankan semangat persaudaraan demi kemajuan olahraga bulutangkis di Kota Makassar.

Menurut Munafri, siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu merangkul seluruh klub dan pemangku kepentingan bulutangkis agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal.

“Yang paling penting adalah bagaimana Muskot ini menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PBSI Kota Makassar semakin maju. Semua pihak harus menjaga kebersamaan dan menjadikan momentum ini sebagai ajang memperkuat pembinaan serta prestasi atlet,” ujar Munafri didampingi Kadispora Makassar, Syamsul Bahri.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk bulutangkis, sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar melahirkan atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

Muskot PBSI Kota Makassar 2026 sendiri akan digelar pasa 5 Juli, dan menjadi momentum penting untuk menentukan arah pembinaan serta pengembangan olahraga bulutangkis di Kota Daeng selama empat tahun ke depan.  (drw)

Exit mobile version