MEXICO CITY, UJUNGJARI.COM – Piala Dunia 2026 resmi akan dimulai pada Jumat (12/6/2026) dini hari WIB dengan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A di Stadion Azteca, Mexico City.
Pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena menandai dimulainya edisi terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.
Untuk pertama kalinya, turnamen empat tahunan tersebut diikuti 48 negara dan digelar di tiga tuan rumah sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
FIFA telah menetapkan Meksiko sebagai tim yang memainkan laga pembuka. Keputusan tersebut memberikan kesempatan kepada publik tuan rumah untuk menyaksikan langsung kick-off turnamen di Stadion Azteca, salah satu stadion paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.
Menariknya, pertandingan pembuka kali ini menghadirkan cerita yang mengingatkan publik pada Piala Dunia 2010. Enam belas tahun lalu, Meksiko dan Afrika Selatan juga bertemu dalam laga pembuka turnamen yang saat itu berlangsung di Johannesburg.
Kala itu, Afrika Selatan yang berstatus tuan rumah mampu menahan imbang Meksiko 1-1. Laga tersebut dikenang berkat gol spektakuler yang dicetak Siphiwe Tshabalala, yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Kini kedua negara kembali dipertemukan dalam laga pembuka, namun dengan situasi yang berbeda. Meksiko mendapat keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri dan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani rangkaian uji coba yang positif.
Tim berjuluk El Tri tercatat tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan pemanasan sepanjang tahun 2026. Mereka juga berhasil meraih kemenangan atas Ghana, Australia, dan Serbia sebagai modal berharga menjelang turnamen.
Sebaliknya, Afrika Selatan datang dengan persiapan yang kurang meyakinkan. Tim besutan Hugo Broos hanya bermain imbang tanpa gol melawan Nikaragua pada akhir Mei, sebelum kembali ditahan Jamaika 1-1 dalam laga uji coba tertutup.
Broos bahkan mengakui belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya. Pelatih asal Belgia tersebut menilai timnya masih perlu meningkatkan kualitas permainan serta mentalitas jika ingin bersaing di panggung sepak bola terbesar dunia.
Meski demikian, Afrika Selatan tetap memiliki motivasi besar untuk menciptakan kejutan. Mereka berharap mampu mengulang semangat generasi 2010 yang sukses menahan imbang Meksiko pada pertandingan pembuka.
Duel di Stadion Azteca diperkirakan berlangsung sengit. Meksiko berambisi membuka turnamen dengan kemenangan di depan publik sendiri, sementara Afrika Selatan bertekad mengawali kiprahnya dengan hasil positif sekaligus mengulang kenangan manis saat menghadapi lawan yang sama 16 tahun silam. (int/drw)
