Site icon Ujung Jari

Timnas Iran Akhirnya Bernapas Lega, AS Pastikan Akses Masuk untuk Piala Dunia

JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Pemerintah Amerika Serikat memastikan Timnas Iran tidak diwajibkan keluar-masuk wilayah AS pada hari yang sama dengan jadwal pertandingan mereka di Piala Dunia 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) setelah beredar laporan yang menyebut skuad Iran hanya diperbolehkan memasuki AS pada hari pertandingan dan harus langsung meninggalkan negara itu setelah laga usai.

Saat ini, Timnas Iran tengah menjalani pemusatan latihan di Tijuana, Meksiko, sebagai persiapan menghadapi pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, sejumlah media mengutip pernyataan Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, yang menyebut tim nasional Iran harus masuk dan keluar Amerika Serikat pada hari yang sama dengan jadwal pertandingan mereka.

Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait pengaturan perjalanan tim dan potensi pengaruhnya terhadap kondisi fisik para pemain.
Namun, juru bicara DHS membantah informasi tersebut. Dalam keterangan resminya, pihak DHS menegaskan bahwa Timnas Iran tetap diberikan kesempatan untuk berada di Amerika Serikat sebelum pertandingan berlangsung.

“Pernyataan-pernyataan itu tidak benar. Berkat kemurahan hati Presiden Donald Trump, tim Iran akan dapat tiba sehari sebelum pertandingan mereka,” ujar juru bicara DHS.

Pasandideh sendiri sebelumnya juga mengkritik keputusan pemerintah Amerika Serikat yang menolak visa sejumlah staf Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI). Meski demikian, ia menegaskan bahwa visa yang telah diberikan kepada anggota delegasi Iran tidak memuat ketentuan yang mengharuskan mereka segera meninggalkan Amerika Serikat setelah pertandingan.

“Visa mereka tidak mencantumkan ketentuan apa pun yang mengharuskan mereka pergi pada waktu tertentu,” kata Pasandideh.

Setelah beberapa pekan diliputi ketidakpastian, seluruh pemain Timnas Iran akhirnya memperoleh visa untuk memasuki Amerika Serikat pada pekan lalu, sekitar 10 hari sebelum laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Meski seluruh pemain telah mendapatkan izin masuk, tidak semua anggota delegasi memperoleh visa. Federasi Sepak Bola Iran menyebut sejumlah personel penting dalam struktur tim gagal mendapatkan izin perjalanan ke Amerika Serikat.

Menurut Kedutaan Besar Iran di Meksiko, pihak yang ditolak visanya antara lain manajer tim, dua analis pertandingan, direktur media, serta seorang perwakilan Kementerian Luar Negeri Iran.

Di Piala Dunia 2026, Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni. Setelah itu, mereka kembali bermain di kota yang sama melawan Belgia pada 21 Juni sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Sebelumnya, Iran sempat merencanakan pemusatan latihan di Arizona. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada awal tahun ini.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Maret lalu menegaskan bahwa Iran tetap dipersilakan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Namun, ia menilai tidak tepat apabila tim tersebut menetap di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

“Iran dipersilakan mengikuti Piala Dunia, tetapi saya tidak berpikir tepat jika tim Iran tinggal di Amerika Serikat, demi kehidupan dan keselamatan mereka sendiri,” ujar Trump.

Sumber: Reuters

Exit mobile version