Site icon Ujung Jari

Atlet PBSI Makassar Dominasi Kejurprov Bulutangkis Sulsel 2026, Raih 14 Medali Emas

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kejuaraan Bulutangkis PBSI Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung sejak 8 Juni resmi berakhir pada Kamis malam (11/6). Ajang bergengsi yang digelar di GOR Kantor Gubernur Sulsel tersebut ditutup langsung oleh Ketua Umum PBSI Sulsel, Warsinggih, Prof. Dr. dr. Warsinggih, Sp.B, KBD, M.Kes.

Pada kejuaraan tahun ini, atlet-atlet binaan PBSI Kota Makassar tampil sangat dominan dengan memborong sebagian besar medali emas yang diperebutkan.

Para pebulutangkis dari berbagai klub di bawah naungan PBSI Makassar menunjukkan kualitas dan pembinaan yang konsisten sehingga mampu mengungguli para pesaing dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan hasil akhir pertandingan, klub-klub asal Makassar berhasil mengoleksi total 14 medali emas. Rinciannya, PB Yanti Jaya menjadi penyumbang terbanyak dengan lima medali emas, disusul PB Karsa Mandiri dan PB Ukhuwah Hidayah Comp yang masing-masing meraih tiga medali emas. Sementara PB Tiga Berlian Makassar mengumpulkan dua medali emas dan PB Champion Makassar menyumbangkan satu medali emas.

Sekretaris Umum Pengprov PBSI Sulsel, Jamaluddin, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama klub dan daerah masing-masing pada ajang Kejurprov PBSI Sulsel 2026.

“Alhamdulillah, hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet di klub-klub di Sulsel berjalan dengan baik. Prestasi yang diraih para atlet merupakan buah dari kerja keras pelatih, pengurus klub, orang tua, dan tentu saja semangat juang para atlet sendiri,” ujarnya.

Jamaluddin berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI Makassar, Taufan, menilai dominasi atlet Makassar pada Kejurprov Sulsel 2026 menjadi indikator positif perkembangan bulutangkis di Kota Daeng.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari program pembinaan berjenjang yang dijalankan klub-klub anggota PBSI Makassar selama ini.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan atlet usia dini hingga kelompok prestasi berjalan sesuai harapan. Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan program agar atlet-atlet Makassar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” kata Taufan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub yang telah berkontribusi dalam mencetak atlet-atlet berprestasi serta mengharapkan sinergi yang lebih kuat untuk menghadapi agenda-agenda PBSI ke depan.

Dengan berakhirnya Kejurprov PBSI Sulsel 2026, para atlet terbaik hasil kejuaraan ini diharapkan menjadi tulang punggung Sulawesi Selatan pada berbagai kejuaraan nasional mendatang.  (drw)

Exit mobile version