BIMA,UJUNGJARI.COM–Setelah dilantik Sabtu, 6 Juni 2026 lalu, Pengurus KONI Kabupaten Bima bergerak cepat mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang berlangsung 16 hingga 25 Juli 2026 yang akan datang.
Rapat perdana yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, Kamis (11/6) tersebut langsung dihadiri Ketua KONI Kabupaten Bima, dr. H. Irfan Jubaidy yang juga Wakil Bupati Bima, Ketua Harian, Nurdin Amin, S.H, yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima, Fraksi PDIP, dan unsur pimpinan lainnya.
Dalam menghadapi Porprov, Irfan Jubaidy dalam waktu dekat akan membentuk panitia. Untuk mengatasi keterbatasan dana, pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan berbagai sponsor seperti dari perbankan dan pihak lainnya. KONI juga akan melakukan roadshow untuk memastikan kesiapan Cabor dalam menghadapi Porprov, terutama kelengkapan administrasi atlet.
“Dalam waktu dekat, kita akan membentuk panitia dalam menghadapi Porprov dalam waktu dekat. Untuk memperkuat anggaran, pihaknya akan melakukan berbagai upaya, seperti kerjasama dengan pihak sponsor dari perbankan. Selain itu, KONI juga telah memiliki modal dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bima sebesar 2 miliar”, ujar Ketua yang juga Wakil Bupati Bima ini.
Sementara itu, Ketua Harian KONI, Nurdin Amin, S.H mengatakan, pengurus mempersiapkan diri dengan cepat untuk menghadapi Porprov yang akan datang. Menurut Nurdin, banyak tantangan dalam menghadapi Porprov. Salah satunya, persoalan anggaran.
Anggaran ini lanjutnya, bukan hanya persoalan Kabupaten Bima saja tetapi menjadi persoalan KONI secara umum di daerah – daerah lain. Hal tersebut, tambahnya dikarenakan kebijakan efisiensi fiskal oleh pemerintah pusat.
Meskipun kekurangan anggaran, katanya pengurus akan mengusahakan semua cabor, 51 cabang olahraga (Cabor) akan tetap diikutkan semuanya. Hanya yang akan dikurangi adalah atlet berdasarkan hasil seleksi.
Atlet yang akan dikrim adalah atlet hasil seleksi ketat yang memiliki peluang besar mendapatkan medali di Porprov. Dalam waktu dekat pengurus KONI akan melakukan roadshow ke semua Cabor. Hal itu penting untuk mengetahui kondisi atlet dan tim yang akan dikirim ke Porprov.
“Kita saat ini sedang mempersiapkan Porprov. Hanya saja, tantangan kita adalah persoalan anggaran. Namun demikian, kita tetap mengusahakan semua Cabor diikutkan dalam Porprov ini melalui seleksi yang ketat. Jadi yang akan dikirim benar – benar yang memiliki peluang besar mendapatkan medali”, ujarnya.
