Site icon Ujung Jari

Ribuan Santri TKA-TPA Ikut Pawai 1 Muharam, Wabup Gowa Minta Orang Tua Sejak Dini Jauhkan Anak Dari Pergaulan Negatif

GOWA, UJUNGJARI.COM — Ribuan santri dari berbagai TKA-TPA (Taman Kanak-kanak Alqur’an dan Taman Pendidikan Alqur’an) ikut dalam pawai 1 Muharam atau tahun baru Islam 1448 Hijriah. Pawai 1 Muharam ini digelar di Lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa pada Selasa (16/6) pagi dan dilepas resmi Wakil Bupati (Wabup) Gowa Darmawangsyah Muin.

Suasana pawai santri ini sangat heboh lantaran seluruh orang tua santri dan para guru pengajar ikut serta mendampingi para santri saat melakukan pawai. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Somba Opu.

Disela membuka dan melepas para peserta pawai tersebut, Wabup Gowa Darmawangsyah Muin menyemangati para santri untuk menjadi anak hebat, anak berprestaso dan anak yang bisa baca dan menulis serta menghafal surah-surah pendek Alqur’an.

DM (nama sapaan Darmawangsyah Muin) mengatakan, pawai ini tak hanya sekadar seremoni menyambut pergantian tahun Hijriah, tapi menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan 1 Muharam sebagai awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia dan dekat dengan Alqur’an.

Ketua Dewan Pembina DPD BKPRMI Kabupaten Gowa ini mengatakan, kegiatan Jalan Sehat dan Pawai Muharam merupakan tradisi positif yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak binaan BKPRMI.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi anak-anak kita. Setiap tahun baru Islam kita hadirkan kegiatan yang membangun semangat dan spirit kebersamaan. BKPRMI selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan melalui jalan sehat dan pawai ini kita ingin menghadirkan suasana yang menyegarkan sekaligus memberikan motivasi kepada santri dan seluruh keluarga besar BKPRMI,” kata DM.

Dia pun menyebutkan makna hijriah tidak hanya diperingati sebagai pergantian kalender Islam tapi menjadi pengingat bagi umat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan dan membangun karakter generasi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Alqur’an.

Wabup Gowa juga mendorong para santri untuk terus belajar, membaca dan menghafal Alqur’an sebagai bekal kehidupan di masa depan.

“Insha Allah ketika dewasa nanti mereka menjadi anak-anak yang bertakwa, insan Qurani yang sukses dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa dan daerah. Kami juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi dan menjaga anak-anak dari pengaruh pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ucap Wabup Gowa.

Orang kedua di Gowa ini juga mengapresiasi jajaran DPK BKPRMI Somba Opu yang telah menyelenggarakan kegiatan Pawai Muharam dengan penuh semangat kebersamaan.

DM pun berharap pelaksanaan Pawai Muharam pada tahun mendatang digelar lebih besar dengan melibatkan BKPRMI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa.

“Semoga tahun depan pawai seperti lebih meriah dan lebih besar. Gabungkan BKPRMI dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Gowa dan saya siap menjadi sponsor agar syiar tahun baru Islam ini semakin luas dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandas DM.

Ketua DPK BKPRMI Somba Opu Dr Aswadi mengatakan peringatan 1 Muharam harus diisi dengan kegiatan yang mampu menjadi sarana syiar Islam sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

“Pawai Muharam menjadi salah satu kegiatan yang positif dan edukatif untuk menumbuhkan semangat keislaman, menanamkan nilai-nilai perdamaian serta memperkenalkan makna tahun baru Islam kepada generasi muda dan masyarakat luas,” kata Dr Aswadi.

Pawai Muharam (khusus santri TKA-TPA) yang digabungkan dengan jalan sehat (untuk masyarakat umum) ini diikuti remaja masjid, persatuan orang tua santri, hingga majelis taklim dan kalangan pejabat Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Dari kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada generasi muda agar cinta masjid, cinta Alqur’an dan cinta terhadap nilai-nilai kebangsaan,” kata Dr Aswadi. –

Exit mobile version