UJUNGJARI.COM – Pertandingan sarat gengsi akan tersaji pada matchday kedua Grup A Piala Dunia 2026 saat Timnas Ceko berhadapan dengan Timnas Afrika Selatan di Atlanta Stadium, Kamis (18/6/2026) pukul 24.00 WITA.
Laga ini menjadi pertaruhan besar bagi kedua tim. Baik Ceko maupun Afrika Selatan sama-sama menelan kekalahan pada pertandingan pembuka sehingga membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang melaju ke babak 32 besar.
Ceko sebelumnya harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 1-2. Meski kalah, penampilan tim asal Eropa itu cukup menjanjikan karena mampu tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Afrika Selatan tampil kurang meyakinkan saat takluk 0-2 dari Meksiko. Kekalahan tersebut membuat pelatih Hugo Broos diperkirakan melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain demi meraih hasil maksimal di laga kedua.
Pertemuan antara kedua negara juga menyimpan nuansa tersendiri. Ceko dan Afrika Selatan terakhir kali bertemu hampir tiga dekade lalu, tepatnya pada ajang Piala Konfederasi 1997. Saat itu, pertandingan berakhir imbang 2-2, sehingga sulit memprediksi bagaimana jalannya duel di Atlanta nanti.
Dari sisi kondisi tim, Ceko berada dalam situasi yang lebih menguntungkan. Mereka dipastikan dapat menurunkan kekuatan terbaik karena seluruh pemain berada dalam kondisi bugar.
Sebaliknya, Afrika Selatan harus kehilangan dua pemain penting, yakni Sphephelo Sithole dan Themba Zwane, yang harus menjalani sanksi akibat kartu merah pada laga kontra Meksiko. Sementara itu, Aubrey Modiba yang sempat mengalami cedera ringan dilaporkan sudah pulih dan siap dimainkan.
Dengan sama-sama berada di ambang tersingkir, pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dan penuh tekanan. Tim yang mampu mengamankan tiga poin akan menjaga asa untuk lolos ke fase gugur, sementara kekalahan berpotensi membuat langkah mereka di Piala Dunia 2026 semakin berat.
Secara performa, Ceko sedikit lebih diunggulkan karena menunjukkan permainan yang lebih solid pada laga perdana. Namun Afrika Selatan tetap memiliki peluang memberikan kejutan jika mampu memperbaiki penyelesaian akhir dan memanfaatkan absennya beberapa pemain kunci dengan baik. (int/drw)
