SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menegaskan bahwa Duta Anak Kabupaten Soppeng 2026 tidak boleh sekadar menjadi simbol atau pelengkap seremoni.
Para duta yang terpilih diharapkan tampil sebagai pelopor pemenuhan hak anak sekaligus garda terdepan dalam mencegah perundungan, kekerasan, dan pernikahan usia dini.
Pesan tersebut disampaikan Suwardi saat membuka Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Sabtu (20/6/2026).
“Anak adalah generasi penerus yang menentukan masa depan bangsa. Pemenuhan hak anak dan perlindungan dari kekerasan serta diskriminasi adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Suwardi.
Ia menekankan, keberadaan Duta Anak harus memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya. Selain menyuarakan aspirasi anak hingga tingkat nasional, para duta juga diharapkan mampu menjadi teman sebaya yang aktif mengampanyekan pencegahan perundungan, kekerasan terhadap anak, dan pernikahan dini.
“Duta Anak harus hadir di tengah anak-anak lainnya, menjadi contoh, mengajak, sekaligus melaporkan berbagai persoalan yang dihadapi anak agar mendapat penanganan yang tepat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum Anak Soppeng yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., Plh Kepala Dinas Pendidikan, pimpinan OPD, dewan juri, pengurus Forum Anak Latemmamala, serta puluhan finalis Duta Anak.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang anak.
“Anak ibarat benih. Tugas kita bukan menariknya agar cepat besar, tetapi memastikan tanahnya subur, airnya cukup, dan lingkungannya aman. Dengan itu mereka dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” katanya.
Menurut Husniati, Duta Anak yang terpilih nantinya harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara anak-anak dengan pemerintah maupun pihak terkait.
“Mereka bukan dipilih karena paling menonjol di atas panggung, tetapi karena kesediaannya untuk hadir, mendengar, dan peduli terhadap persoalan teman-teman sebayanya,” ujarnya.
Suwardi juga berpesan kepada seluruh finalis agar terus mengasah kemampuan kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mulai merencanakan masa depan dengan baik sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng 2026 diikuti puluhan peserta. Para pemenang nantinya akan menjadi representasi suara, hak, dan kepentingan anak-anak Soppeng dalam berbagai forum, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Daus)
