Site icon Ujung Jari

Geger! Warga Sidrap Temukan Benda Mirip Mortir di Kebun, Area Langsung Dipasang Police Line

SIDRAP, UJUNGJARI.COM – Warga Dusun III Lotang Kaluku, Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, digegerkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga menyerupai mortir.

Benda tersebut ditemukan di area perkebunan pada Minggu malam (28/6/2026) dan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sambil menunggu penanganan Tim Penjinak Bom (Jibom).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan itu bermula sekitar pukul 21.00 WITA ketika seorang warga bernama Fasli menemukan sebuah benda berbentuk menyerupai peluru saat berada di sekitar kebun.

Merasa curiga dengan bentuk benda tersebut, Fasli kemudian menyampaikan temuannya kepada Maming (32), seorang petani yang berdomisili di Dusun III Talumae, Desa Buae.

Maming selanjutnya mendatangi lokasi, mengambil benda yang diduga merupakan mortir tersebut, lalu membawanya ke depan rumah Lakasri (35), warga setempat yang juga berprofesi sebagai petani dan pekebun.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun III Talumae, Bhabinkamtibmas Desa Buae Bripka Rustam, Kepala Desa Buae Ir. H. Laupe Umar, serta Babinsa Pelda Laka.

Kepala Desa Buae, Ir. H. Laupe Umar, mengatakan bahwa begitu menerima laporan dari masyarakat, dirinya bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengamankan area di sekitar benda yang diduga merupakan amunisi tersebut.

“Kami langsung melakukan pengecekan di lokasi setelah menerima laporan dari warga dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati maupun menyentuh benda tersebut demi alasan keselamatan,” ujarnya.

Sementara itu, PLH Kasi Humas Polres Sidrap, IPDA Andi Zainal Salman, SH., saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6/2026), membenarkan adanya penemuan benda yang diduga berupa mortir oleh warga Desa Buae.

Menurutnya, personel Polsek Watang Pulu telah melakukan langkah cepat dengan mengamankan lokasi dan memasang garis polisi (police line) di sekitar benda tersebut untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat.

“Saat ini benda yang diduga menyerupai mortir tersebut masih berada dalam pengawasan pihak kepolisian. Kami juga terus berkoordinasi dengan Tim Jibom Brimob Parepare untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur,” jelas IPDA Andi Zainal Salman.

Ia menegaskan, hingga kini polisi belum dapat memastikan jenis maupun kondisi benda tersebut sebelum dilakukan pemeriksaan oleh personel yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan bahan peledak.

Polres Sidrap juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai amunisi atau bahan peledak. Warga diminta segera melapor kepada aparat kepolisian apabila menemukan benda serupa agar dapat ditangani secara profesional dan sesuai standar operasional.

Pihak kepolisian memastikan pengamanan di lokasi akan terus dilakukan hingga Tim Jibom Brimob tiba untuk melakukan identifikasi serta tindakan penanganan yang diperlukan. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi benda yang diduga merupakan mortir tersebut. (Wan)

Exit mobile version