Site icon Ujung Jari

Tiga Alasan Mengapa Haji Badris Salam Menjadi Figur Tepat Pimpin DPD REI Sulsel

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM– Bursa kepemimpinan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan mulai mengerucut pada satu nama yang dinilai paling merepresentasikan semangat zaman dan kebutuhan industri properti saat ini: H. Badris Salam, CEO PT Bumi Pundi Karsa.

Penobatan dan dukungan luas yang mengalir kepada Haji Badris untuk memimpin DPD REI Sulsel bukanlah tanpa alasan. Di kalangan pelaku usaha, perbankan, hingga pemerintah daerah, nama beliau mencuat karena kombinasi langka antara rekam jejak yang autentik, komitmen sosial yang tinggi, dan visi bisnis yang progresif.

Berikut adalah tiga alasan utama mengapa Haji Badris Salam dinilai sebagai figur paling ideal untuk menakhodai DPD REI Sulsel ke depan:

1. Ditempa dari Bawah, Memahami Anatomi Industri Secara Utuh

Tidak banyak pengembang yang memiliki garis sejarah seotentik Haji Badris. Beliau memulai karirnya benar-benar dari level paling bawah: sebagai pekerja bangunan, naik menjadi mandor, tumbuh menjadi kontraktor, hingga akhirnya berhasil mendirikan PT Bumi Pundi Karsa sebagai salah satu pengembang terdepan di Indonesia Timur.

“Beliau bukan pengembang yang hanya melihat proyek dari balik meja kaca. Haji Badris tahu persis beratnya memegang batu merah, semen di bawah terik matahari, rumitnya manajemen material di tangan mandor, hingga kalkulasi makro seorang pengembang,” ujar Irwan Tuimen, salah satu pelaku industri properti senior di Sulsel.

Kedekatan emosional dan pemahaman teknis yang mendalam ini membuat beliau diyakini mampu merangkul seluruh lini anggota REI Sulsel—baik pengembang skala kecil, menengah, maupun besar.

2. Pionir “Rumah Subsidi Rasa Komersil” dan Pengawal Program 3 Juta Rumah

Di bawah kepemimpinannya, Bumi Pundi Karsa Holding Company berhasil meruntuhkan stigma lama bahwa rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) identik dengan kualitas seadanya. Haji Badris membawa filosofi baru: subsidi adalah bantuan pembiayaan dari pemerintah, bukan alasan memangkas kualitas.

Kompleks perumahan subsidi yang dibangunnya di Sulawesi Selatan dikenal memiliki sarana dan prasarana (sarpras) berstandar komersil—mulai dari akses jalan yang lebar, sistem drainase yang baik, hingga lingkungan yang asri.

Dedikasi nyata ini menempatkan beliau di garda terdepan dalam mendukung Program Nasional Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh Kementerian Perumahan. Visi ini dinilai sejalan dengan marwah REI yang ingin terus berkontribusi mengatasi backlog perumahan nasional secara bermartabat.

3. Berani Menyuarakan Keadilan Akses Pembiayaan

Kekuatan utama Haji Badris terletak pada keberaniannya menjadi penyambung lidah masyarakat dan pengembang kecil. Saat industri menghadapi tantangan berat berupa ketatnya aturan perbankan, beliau menjadi tokoh yang vokal dan dekat dengan menteri Perumahan, dan pimpinan perbankan di nasional dan Sulawesi. Bahkan Badris banyak membantu pengembang yang ingin difasilitasi di perbankan.

Haji Badris konsisten memperjuangkan agar perbankan tidak menjegal mimpi rakyat kecil memiliki rumah pertama hanya karena noda kredit masa lalu yang bersifat minor. Kapasitas diplomasi dan keberpihakan pada regulasi yang adil inilah yang sangat dibutuhkan oleh DPD REI Sulsel untuk menjembatani hubungan antara pengembang, perbankan, dan regulator.

Menuju REI Sulsel yang Solid dan Inklusif

Menanggapi besarnya dukungan dari para sejawat pengembang di Sulawesi Selatan, Haji Badris Salam atau disingkat HBS, dalam sebuah kesempatan menyatakan kesiapannya untuk membawa REI Sulsel menjadi organisasi yang lebih solid dan berdampak.

“REI Sulsel harus menjadi rumah bersama yang inklusif. Kita punya tanggung jawab besar, bukan hanya untuk memastikan bisnis properti tumbuh pasca-pandemi, tetapi memastikan bahwa setiap jengkal tanah yang kita bangun di Sulawesi Selatan mampu mengangkat martabat hidup masyarakatnya. Sinergi dengan Kementerian Perumahan, Kementerian Keuangan, dan perbankan akan menjadi prioritas utama kita,” tegas Haji Badris.

Dengan rekam jejak dari bawah, komitmen kualitas tanpa kompromi, dan keberanian melakukan advokasi kebijakan, penobatan Haji Badris Salam sebagai Ketua DPD REI Sulsel dinilai sebagai momentum kebangkitan industri properti di Sulawesi Selatan yang lebih bernurani dan inklusif.

Tentang Bumi Pundi Karsa Holding Company

Bumi Pundi Karsa Holding Company, adalah perusahaan pengembang properti terkemuka yang berbasis di Sulawesi Selatan. BPK HC memilik lima anak perusahaan. Tiga anak perusahaan bergerak dalam bisnis property, satu perusahaan suporting alat berat, ekspedisi dan satu lainnya bergerak dalam bidang distributor bahan bangunan.

Tentu ini akan mendukung pada penyediaan hunian berkualitas tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, perusahaan berkomitmen menerapkan standar infrastruktur komersil pada setiap proyek perumahan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program penyediaan perumahan nasional.

Exit mobile version