MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kalla Institute melalui Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) kembali menghadirkan ruang belajar bagi para pemimpin perusahaan melalui Executive Leadership Session bertajuk “Mind of a CEO”.
Kegiatan yang berlangsung di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Makassar, Kamis (9/7/2026), menghadirkan CEO Kalla Toyota sekaligus penerima penghargaan Indonesia Best CEO 2025 versi Majalah SWA, Robby Wijaya, sebagai pembicara utama.
Mengusung tema “Pressure to Performance: Rahasia Membangun Tim Berkinerja Tinggi tanpa Kehilangan Kepercayaan Mereka”, forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman kepemimpinan yang relevan dengan tantangan dunia bisnis yang semakin dinamis.
Executive Leadership Session ini merupakan bagian dari komitmen Kalla Institute dalam memperkuat kapasitas para pemimpin melalui pembelajaran berbasis praktik nyata. Para peserta diajak memahami bagaimana seorang CEO menghadapi tekanan, mengambil keputusan strategis, hingga membangun budaya kerja yang mampu menghasilkan kinerja tinggi tanpa mengabaikan kepercayaan anggota tim.
Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan program Mind of a CEO menjadi salah satu bentuk kontribusi KALLA dalam mendukung pengembangan dunia usaha melalui transfer pengalaman dari para pemimpin perusahaan.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pemimpin di berbagai sektor agar terus berkembang sekaligus menghadirkan dampak positif bagi organisasi yang dipimpinnya.
Acara diawali dengan sambutan Syamril yang menekankan pentingnya pembelajaran kepemimpinan berbasis pengalaman praktis. Forum ini juga mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Founder dan Advisor KALLA, Jusuf Kalla, yang menyampaikan sambutan di hadapan peserta. Kehadiran tokoh nasional tersebut disambut antusias dan menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan.
Sementara sesi diskusi dipandu oleh Khairul Umam, Manager Inkubator UMKM Kalla Institute, yang mengajak peserta menggali lebih dalam berbagai tantangan kepemimpinan di era perubahan yang berlangsung cepat.
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari direktur perusahaan, manajer, pemilik usaha, hingga pimpinan organisasi yang mewakili sektor perbankan, BUMN, perusahaan swasta, maupun UMKM. Keragaman peserta turut memperkaya diskusi mengenai strategi membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Robby Wijaya membagikan berbagai pengalaman selama memimpin Kalla Toyota. Ia menjelaskan pentingnya memiliki pola pikir strategis dalam menghadapi tantangan bisnis, kemampuan mengambil keputusan di tengah tekanan, serta membangun budaya kerja yang sehat agar organisasi mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa kepercayaan menjadi fondasi utama dalam membangun tim yang solid dan produktif. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh target bisnis, tetapi juga oleh kualitas hubungan antara pemimpin dan anggota tim.
Manajer PPBM-KI, Trisuci Gita Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pengalaman para pemimpin perusahaan dengan kebutuhan nyata yang dihadapi dunia usaha saat ini.
Ia menjelaskan bahwa baik perusahaan besar maupun pelaku UMKM memiliki tantangan serupa, yakni membangun tim yang kuat, menentukan keputusan secara tepat, serta menjaga keberlangsungan organisasi di tengah perubahan yang terus berlangsung. Karena itu, PPBM-KI berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang belajar yang mengangkat pengalaman nyata sebagai sumber inspirasi bagi para pemimpin dan pelaku usaha.
Menjelang akhir sesi, Robby Wijaya mengingatkan bahwa kepemimpinan bukanlah kemampuan yang hanya dimiliki segelintir orang. Menurutnya, setiap individu memiliki peluang menjadi pemimpin yang lebih baik selama memiliki kemauan untuk terus belajar dan memahami cara memimpin secara efektif.
Melalui penyelenggaraan Mind of a CEO, PPBM-KI berharap semakin banyak profesional, pemimpin organisasi, dan pelaku usaha, khususnya di Indonesia Timur, memperoleh akses belajar langsung dari para praktisi bisnis.
Ke depan, Kalla Institute akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan kepemimpinan dan manajemen bisnis sebagai upaya mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung lahirnya organisasi dan bisnis yang tumbuh secara berkelanjutan. (rhm)
